Aplikasi Payment Gateway iPay
Dompet(E-Wallet) - Payment Gateway - API - E-Commerce

  • Realtime transaksi

  • Support monitoring realtime

  • Dukungan issued bank

  • Aman dan terpercaya

Perkembangan dunia e-commerce dan transaksi mobile di Indonesia memang cukup menggembirakan. Kini kita tidak perlu lagi repot meluangkan waktu dan tenaga untuk membeli barang-barang kebutuhan rumah tangga karena semua sudah tersedia dengan mudah.

Meningkatnya kebutuhan akan sektor bisnis e-commerce juga menambah peluang bagi bisnis pembayaran online. Sistem bisnis #e-commerce yang praktis tentu harus disertai dengan sistem pembayaran yang praktis dan aman. Keinginan untuk mewujudkan sistem pembayaran online yang praktis dan aman merupakan salah satu hal yang melatarbelakangi dibentuknya iPay.

Apa itu Payment Gateway?

Payment Gateway adalah gerbang atau medium transaksi yang disediakan oleh sebuah layanan aplikasi e-commerce yang bisa memberi otorisasi pemrosesan kartu kredit maupun pembayaran langsung bagi kliennya dalam aktivitas bisnis elektronik/ online. Payment gateway ini bisa mempermudah pebisnis sekaligus kliennya dalam bertransaksi. Definisi tersebut dterjemahkan dari pengertiannya dalam bahasa Inggris pada Payment Gateway.

Sejarah Singkat Pengembangan Metode Payment Gateway

Sebenarnya di era perkembangan teknologi yang pesat ini, tak hanya para penggila teknologi yang merasakan imbasnya. Mengapa? Karena pesatnya pengembangan yang dilakukan tak hanya terjadi pada salah satu bidang saja. Bisnis tidak luput dari kecanggihan teknologi yang sudah ada. Pada dasarnya, teknologi dikembangkan untuk semakin mempermudah pekerjaan manusia. Begitu juga dengan teknologi payment gateway ini di bidang bisnis.

Mari melihat dulu dari dimulainya era berbelanja secara online yang di Indonesia kini sudah jadi bagian dari gaya hidup semua kalangan. Orang-orang tak lagi berbelanja di toko secara fisik yang berada di jalan raya atau dalam mall. Website-website e-commerce raksasa sudah muncul di mana-mana dengan daya saing yang sangat ketat antara satu dengan yang lainnya.

Berbagai penawaran sangat menarik, semacam ongkos kirim produk gratis dan potongan harga besar-besaran berlomba-lomba ditawarkan. Bagaimana publik tidak tertarik untuk berbelanja online? Selain kemudahan, berbelanja online cenderung mudah dilakukan atau praktis.

Jual beli online, online shopping atau kegiatan e-commerce ini sangat digemari juga karena kesempatan yang terbuka bagi calon pembeli untuk membandingkan banyaknya produk secara mudah dan cepat tanpa harus mondar-mandir dari satu toko ke toko lain secara fisik. Selain itu juga tentunya, satu toko online saja mampu menyediakan variasi produk yang sangat beragam. Bahkan, beberapa produk yang mungkin cukup sulit ditemui di pusat perbelanjaan tradisional, menjadi mudah ditemukan secara online. Perubahan dari pola bisnis inilah yang telah memperbesar peluang sehingga ada semakin banyak orang yang berniat dan menjalankan bisnis mereka secara online.

Ada banyak sekali model bisnis online yang dapat dilakukan sebenarnya, tak hanya membuka online shop. Bahkan, ada juga bisnis dropship yang tergolong mudah dijalankan dan tidak memerlukan modal besar untuk memulainya.

Nah, kalau Anda sudah memutuskan untuk buka online shop sendiri, satu hal yang wajib dipertimbangkan, selain variasi produk yang Anda tawarkan, Anda juga perlu kemudahan dalam proses pembayaran atau transaksinya nanti. Di sinilah peranan payment gateway berjalan. Inilah mengapa teknologi dari metode pembayaran satu ini dikembangkan.

Jika kita mengkilas balik keadaan kira-kira sepuluh tahun yang lalu, istilah payment gateway mungkin masih sangat jarang didengar atau ramai diperbincangkan orang-orang, khususnya di Indonesia. Namun akhir-akhir ini, seiring perkembangan pesat situs-situs berbelanja, peranan penting payment gateway sudah difungsikan di mana-mana.

Cara Kerja Payment Gateway

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, payment gateway merupakan layanan yang memproses perizinan kartu kredit atau umum disebut sebagai transaksi online semacam transfer bank yang terjadi di antara pedagang dan pembeli. Layanan ini bisa sangat membantu Anda sebagai pebisnis dalam menerima pembayaran (biasanya berupa dana yang dikirim ke rekening Anda, walaupun ada juga yang dengan mata uang digital Bitcoin ) atau sebaliknya, dari Anda ke orang lainnya. Transaksi ini akan diproses secara aman dan aktual atau real-time.

Seperti apa contohnya? Misalnya, pembeli telah memasukkan detil dari informasi kartu kredit kepunyaannya ketika telah melakukan pemesanan dan ingin close the deal. Detil pembayaran tersebut lalu bakal dikirimkan ke payment gateway untuk dikunci terlebih dahulu sebelum dilanjutkan ke bank yaitu acquiring bank dan issuing bank. Acquiring bank ini berperan menarik biaya yang sudah ditentukan, sementara issuing bank berperan memberikan izin pembayaran.

Ketika bank sudah kasih izin atas pembayarannya, transaksi bakal melewati lagi proses selanjutnya, tapi kalau izin pembayarannya ditolak, transaksinya akan segera dibatalkan. Walau terlihat cukup rumit bagi Anda, proses ini ya sebenarnya hanya menghabiskan waktu beberapa detik saja alias cepat sekali prosesnya.

Berikut adalah proses yang umumnya terjadi pada payment gateway di situs e-commerce atau toko online:

Calon customer toko online mengunjungi website, melihat produk dan akhirnya memutuskan untuk membelinya menurut info yang disampaikan oleh koneksi sumber dari payment gateway.

Kemudian payment gateway akan lanjutkan info itu ke payment processor dari bank Anda.

Payment processor melanjutkan lagi info transaksinya ke asosiasi penerbit kartu yang dipakai. Apa contohnya? Misalkan, Mastercard dan Visa.

Pada tahap berikutnya, bank terkait akan mendapat permintaan itu dan mengirimkan balasannya ke processor dengan menggunakan kode khusus sekaligus memberikan konfirmasi apakah transaksi itu dinyatakan berhasil ataukah gagal.

Terakhir, payment processor akan mengirim pesan tersebut ke payment gateway yang nantinya akan dilanjutkan kembali ke website/ situs Anda serta si pemegang kartu hingga transaksi bisa dinyatakan berhasil.

Untuk memudahkan Anda dalam lebih memahami proses atau cara kerja dari payment gateway di atas, kami telah membuat gambar skema sederhananya bagi Anda. Berikut adalah skemanya, semoga membantu!

Standar Sistem Keamanan pada Payment Gateway

Transaksi online atau berbelanja secara online memang rentan akan berbagai ancaman digital. Contohnya, penipuan online maupun peretasan di mana data pelanggan diakses tanpa sepengetahuan oleh pihak ketiga/ peretas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, payment gateway sudah punya sebuah prosedur standar lewat tiga sistem pelacakan. Berikut adalah ketiga sistem pelacakan tersebut!

Address Verification System (AVS).

Melalui tool satu ini, rincian tagihan pelanggan/ customer bisnis Anda akan diperiksa serta disesuaikan dengan alamat kartu yang memang sudah resmi terdaftar.

Card Security Code (CV2)

Setiap proses transaksi atau pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan/ customer Anda akan diawali dengan permintaan untuk masukkan tiga digit terakhir di bagian belakang kartu debit atau kreditnya.

3D Secure Password

Tool ini digunakan sebagai alat yang berguna untuk mengotorisasi pembayaran atau transaksi online yang dijalankan.

PCI DSS

Jika Anda akan menyediakan pembayaran dengan menggunakan kartu secara online, maka Anda harus memperhatikan Payment Card Industry Data Security Standards (PCI DSS) atau Standar Keamanan Data Kartu Pembayaran.

Seluruh bisnis kecil ataupun besar harus mematuhi hal ini untuk memastikan bahwa data pemegang kartu selalu dienkripsi dan dilindungi.

Enkripsi adalah istilah umum yang mengacu pada tindakan penyandian dat , dalam konteks ini sehingga data tersebut dapat ditransmisikan secara aman melalui Internet.

Seperti yang diutarakan oleh Profesor Lawrence Lessig dari Stanford Law School, dalam tulisan yang berjudul "Security and the Basics of Encryption in E-Commerce."

“Ini mungkin akan terdengar sangat berlebihan tapi kurang lebih seperti ini: teknologi enkripsi adalah terobosan teknologi yang paling penting selama seribu tahun terakhir.”

Karena PCI DSS bukan merupakan persyaratan hukum, maka cara terbaik dalam mematuhinya adalah dengan menyesuaikan pada level kepentingan sesuai dengan bisnis Anda.

Jika Anda masih pemula maka Anda tidak harus memenuhi PCI DSS tingkat tinggi. Hal ini akan terus berkembang seiring bertumbuhnya bisnis Anda.

SSL

SSL, atau Secure Sockets Layer, adalah jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk membangun link yang dienkripsi antara server dan klien, misalnya antara website dan browser.

Data yang biasanya dikirim antarabrowser dan server website adalah data teks biasa yang tidak dilindungi dari penipu dan mudah diakses.

Teknologi SSL aman untuk mengirimkan informasi tersebut, termasuk nomor kartu kredit dan debit, login dan pasword, atau bahkan nomor jaminan sosial.

Fitur yang bisa Anda temukan pada SSL (tergantung biaya) :

Jaminan Enkripsi bit, Kompatibilitas browser, Scanning malware, Segel verifikasi, Dukungan IDN.

Kelebihan Payment Gateway

Mengapa berbagai situs e-commerce besar menggunakan metode pembayaran lewat payement gateway? Kami akan jelaskan beberapa kelebihannya yang membuat teknologi ini dikembangkan dan hingga kini banyak dipakai di era serba digital ini. Kelebihan yang terdapat pada sistem pembayaran ini terbagi menjadi dua keuntungan baik bagi penjual maupun pembeli, berikut adalah rinciannya!

Keuntungan untuk Si Penjual

Dengan metode payment gateway ini proses transaksi bisa dilakukan dengan cepat sekaligus dilakukan secara massal. Hal ini mungkin untuk terjadi karena payment gateway bisa memudahkan proses transaksi dalam jumlah banyak, bahkan hingga ribuan dan itupun dalam kurun waktu yang bisa dikatakan sangat singkat. Selain itu, transaksi massalnya mungkin untuk dilakukan secara bersamaan (ini memang tergantung pada server yang digunakan).

Untuk Anda yang memakai kartu kredit jadinya tidak perlu khawatir, karena dengan menggunakan payment gateway sebenarnya sangat minim risikonya untuk terkena tindak kejahatan sibernetika (walaupun Anda bisa lakukan pengamanan ekstra, baca lebih lanjut sampai bagian terakhir artikel ini untuk mendapatkan tips keamanan ekstra dalam bertransaksi secara online). Payment gateway sebenarnya sudah punya teknologi canggih bernama fraud detection yang punya fungsi bagus untuk mencegah kalau terjadi kecurangan pada saat melakukan pembayaran di online shop atau website.

Setelah berhasil bertransaksi, untuk cek kembali status pembayaran dan lain sebagainya, menjadi jauh lebih cepat dan lebih mudah.

Pengunjung online shop kini juga melihat terlebih dahulu kemudahan bertransaksinya sebelum melanjutkan berbelanja. Sebagai penjual, Anda tak lagi harus sediakan rekening dari semua jenis bank karena sudah ada teknologi atau metode payment gateway ini. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penjual maupun pembeli bisa dengan mudah menerima transfer dari semua jenis rekening sekaligus meneruskannya pada rekening utama dari online shop itu.

Payment gateway ini dapat dikatakan sangat user-friendly. Ini karena payment gateway tentunya sudah dilengkapi dengan dashboard yang menghubungkan antara penjual dengan pembeli dan nantinya bakal ada proses rekonsilasi. Apa saja bentuk rekonsiliasinya? Bentuknya adalah detail siapa yang membayar, kapan transaksinya berhasil, void dan juga pengembalian dana jika sudah terbayar.

Keuntungan untuk Si Pembeli

Sangat mudah melakukan transaksi, sederhana caranya sekaligus aman untuk kegiatan berbelanja online yang dilakukan.

Pada saat ingin bertransaksi, para pembeli atau customer juga bisa langsung bayar tanpa harus membuka-buka lagi website untuk lihat rincian harga dan produk kembali. Mengapa? Karena biasanya rinciannya sudah dirangkumkan ke page di mana transaksi akan dilakukan juga.

Tips Agar Aman Transaksi Secara Online

Melakukan transaksi atau berbelanja secara online memang harus ekstra berhati-hati. Pasalnya, kahir-akhir ini semakin marak terjadi pembobolan kartu kredit, pencurian data dan berbagai kejahatan sibernetika atau cyber crime lainnya. Berikut, kami memberikan berbagai tips yang mungkin bisa Anda praktikkan agar Anda terhindar dari hal-hal buruk tersebut!

Cobalah untuk memanfaatkan cyber security tool yang juga bisa mengamankan transaksi Anda semacam Kapersky. Biasanya pada saat cyber security tool itu sendiri dijalankan atau sudah aktif setelah proses instalasi, perangkat Anda semacam laptop akan dilengkapi perlindungan lebih. Bagaimana contoh kerjanya? Jika Anda ingin bertransaksi lewat browser misalnya, Anda akan dialihkan ke proses yang lebih aman yaitu dengan protected browser.

Selain itu, apa yang bisa Anda lakukan? Tentunya dengan tidak memberikan akses kartu kredit atau pin penting Anda pada sembarang situs maupun orang lain.

Kemudian, perhatikan apakah website di mana Anda sedang berbelanja atau akses sudah SSL certified. Apa itu? Anda bisa membaca artikel kami sebelumnya yang berjudulPanduan Lengkap Sertifikat SSL . Sederhananya, SSL atau Secure Sockets Layer merupakan jenis teknologi keamanan yang digunakan dalam membangun link yang dienkripsi antara server dan klien. Apa contohnya? Misalkan antara website dan browser.

Data yang biasanya dipertukarkan oleh browser dan server website merupakan data teks biasa yang awalnya tidak mendapat perlindungan dari para peretas/ hacker dan mudah diakses orang ketiga tanpa sepengetahuan Anda. Teknologi SSL ini menjadikannya aman, termasuk pertukaran data berupa nomor kartu kredit dan debit.

Masing-masing produk iPay tersebut memiliki keunggulan dan tingkat harga yang berbeda-beda. Sehingga para pelaku bisnis e-commerce yang ingin menggunakan layanan pembayaran dari iPay bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Aplikasi iPay memiliki 5 modul diantaranya :
1. Aplikasi iPay Link

Sistem pembayaran dengan link yang dikirim langsung ke pelanggan untuk melakukan proses pembayaran di halaman website iPay.

2. Aplikasi iPay Web

Proses pembayaran bisa langsung dilakukan di halaman website Veritrans dengan desain layout yang sudah ditetapkan oleh iPay.

3. Aplikasi iPay Direct

Sistem pembayaran akan langsung diintegrasikan dengan situs merchant. iPay Direct memungkinkan merchant melakukan request desain layout sesuai dengan kebutuhan.

4. Aplikasi iPay API Widget

Sistem pembayaran iPay dengan menggunakan API widget iPay hanya meletakkan pada website, android dan iOS pada merchant yang dimiliki, sehingga pilihan pembayaran bagi pelanggan semakin mudah.

Widget iPay adalah komponen yang dapat digunakan untuk menampilkan user interface dan menerima interaksi terhadap user. Widget bisa disebut sebagai salah satu fitur ter-keren dan simple dalam penggunaannya.

5. Aplikasi iPay Monitoring

Aplikasi ini digunakan untuk memonitoring seluruh aktifitas keamanan transaksi pembayaran, tunggakan, limit biaya, jenis transaksi berupa virtual akun, kartu debit, kartu kredit, widget dan lainnya.

Dukungan modul yang disediakan pada Aplikasi iPay Payment Gateway.

  • Data Master
  • APIs Cloud
  • Informasi GPS
  • Koneksi Private
  • Dukungan mesin EDC
  • Keamanan Jaringan
  • Emergency Alert
  • Support 24 Jam
  • Akun Merchant
  • Data laporan
  • Pemberian batas waktu
  • Alert alarm kejadian
  • Reminder assistant
  • Pemberitahuan
  • Tracking maps
  • 24 jam non stop
  • Dukungan Utilitas
  • Transfer Data
  • + Keamanan aplikasi USB Dongle U5 1010

Kebutuhan spesifikasi perangkat :

  • Website
  • Android
  • iOS
  • Colocation server (jika dibutuhkan)
  • Dedicated server (jika dibutuhkan)
  • VPN koneksi (jika dibutuhkan)
  • Layanan Google Play Store
  • Layanan Apple Store

Manfaat Dan Keuntungan :

  • Sangat mudah digunakan
  • 24 jam non stop
  • Nilai tambah pembayaran
  • Keamanan terjamin
  • Monitoring realtime
  • Pembayaran secara online
  • Realtime notifikasi

Siapa Saja Yang Membutuhkan

  • E-Commerce
  • Perusahaan Umum
  • Marketplace
  • Perorangan
  • Pihak Ke 2

Dukungan Aplikasi

  • Support Android

  • Support iOS

  • Support Aktifitas Realtime

  • Tracking Maps

  • Transfer data

  • Grafik akurasi titik lokasi

  • Kamera Video

  • Notifikasi remainder secara realtime

Tampilan

,


Copyright © 2004 Siudase | Design balinese