Aplikasi Minimarket POS Siu Mart
Minimarket - Gudang Mini - DDS - ECommerce

  • Support POS Kasir Layar Sentuh

  • Dukungan RFID

  • User Management

  • Magnetic Stripe Reader Mobile

Point Of Sale atau bisa disingkat POS sering digunakan untuk membantu Pengelola Bisnis atau Pemilik Usaha dalam hal mempermudah Bertransaksi dengan Pelanggannya, mendata stok/inventori barang, mengetahui laporan penjualan dan profit yang bisa kita atur baik per hari, mingguan, bulanan bahkan setiap tahun, fungsi lain dari POS termasuk mencakup dalam hal segi keamanan dalam bertransaksi maupun mendata stock barang. Pengertian dari POS(Point Of Sale) adalah Metode penggabungan perangkat Keras(Hardware) dan Lunak(aplikasi) yang membentuk suatu sistem untuk memudahkan dalam hal bertransaksi dengan Pelanggan, pada umumnya POS digunakan pada suatu Perusahaan Perkantoran, Super/mini market, Restaurant, Hotel atau usaha lainnya.

Perkembangan Point of Sale pada awalnya adalah sebuah mesin kasir atau biasa disebut dengan Cash Register yang merupakan suatu mesin semacam kalkulator yang dilengkapi laci uang dan pencetak bukti pembelian, struk atau invoice. Seiring perkembangan dan kemajuan teknologi, fungsi cash register kurang memenuhi kebutuhan untuk usaha yang memerlukan detail laporan rugi laba, stok barang, dan kebutuhan custom lainnya. ada sebagian merek cash register yang kini juga menambahkan beberapa fitur untuk melengkapi permintaan konsumen, meskipun penggunaan cash register lebih banyak digunakan oleh usaha menengah yang tidak membutuhkan detail laporan penjualan maupun stok barang.

Mengapa Siu Mart sangat dibutuhkan para pebisnis toko? Karena Siu Mart merupakan media yang dapat membantu & mempermudah dalam melakukan transaksi penjualan serta laporan transaksi penjualan yang lengkap. Mulai dari penerimaan uang maupun inventory stock. Hal ini penting bagi pebisnis untuk memantau perkembangan serta produktifitas toko. Apalagi mengenai omzet(Indikator untuk penghitungan laba penjualan) toko Anda. Selain itu juga, sering kali sistem kasir tidak dikelola pemilik toko langsung, namun dikelola karyawannya. Maka, dengan adanya Siu Mart, pemilik akan sangat terbantu untuk mengecek penjualan di toko & menghindari tindak kecurangan oleh karyawan. POS Siu Mart dapat mendukung penggunakan lebih dari 1 karyawan.

Penerapan aplikasi Siu Mart membutuhkan beberapa perangkat, seperti PC/Komputer atau laptop, Printer Kasir, Laci uang(Cash Drawer), Scanner barcode, Pole display, MSR(Magnetic Stripe Reader) dan aplikasi pastinya. ada juga beberapa PC Touch screen yang sudah dilengkapi dengan beberapa perangkat tersebut diatas atau biasa disebut PC POS yang lebih memberikan kecanggihan dan lebih praktis, atau sebuah Monitor PC LCD Touch screen yang sudah dilengkapi dengan aplikasi POS, dan harganya pun lebih mahal tentunya.

Program kasir minimarket dan supermarket adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk menangani proses yang terjadi dalam sebuah industri retail ( minimarket, supermarket, toko kelontong, dll) seperti manajemen pembelian, penjualan, supplier, pelanggan, hutang piutang dan lain sebagainya. Output dari aplikasi ini adalah informasi yang dapat dijadikan pijakan untuk pengembangan industri retail yang lebih baik.

Aplikasi Swalayan adalah suatu program yang digunakan untuk manajemen di swalayan, retail/ritel dan perdagangan sejenis lainnya. Di dalamnya sudah lengkap dengan berbagai fasilitas seperti kasir (support scan barcode), daftar barang, input barang, aliran kas, laporan laba rugi, dan lain sebagainya. Selain itu aplikasi Siu Mart telah mendukung MSR atau Magnetic Stripe Reader, mesin kartu gesek yang diperuntukan bagi pelanggan yang setia berbelanja pada toko retail dengan pemberian Point Reward dalam setiap berbelanja diatas Rp. 100.000, tentunya adanya dengan ketentuan berlaku.

Keuntungan lain dari aplikasi program Siu Mart minimarket dan supermarket ini adalah kita bisa memaksimalkan profit keuntungan dan menghasilkan laba yang besar karena data dan semua yang kita input kedalam aplikasi ini sangat terjaga dan mudah untuk memantaunya. Seperti untuk jenis usaha Supermarket atau minimareket kita bisa menjaga ketersediaan stok yang dapat mengoptimalkan omzet gerai anda meski dihadapkan ruang penyimpanan yang minimal namun hasil tetap maksimal.

NFC (Near Field Communication)

NFC adalah singkatan dari Near Field Communication atau dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi Komunikasi Medan Dekat. Teknologi NFC telah berkembang pesat dan banyak diaplikasi di berbagai bidang yang memerlukan transaksi cepat dan mudah dalam jarak yang relatif dekat seperti pembayaran, tiket, pemindahan foto dan file, kartu identitas dan lain sebagainya. Salah satu keunggulan NFC adalah komunikasi Nirkabel dan hanya dapat berkomunikasi dalam jarak yang relatif dekat sehingga dapat memberikan keamanan yang lebih pada saat bertransaksi.

NFC bekerja mirip dengan RFID, bedanya adalah jarak jangkauan NFC lebih pendek apabila dibanding dengan RFID. Jangkauan komunikasi NFC hanya sekitar 10cm atau sekitar 4 inci. Pada dasarnya, NFC menggunakan prinsip kopling induktif dan beroperasi pada frekuensi 13,56 MHz yaitu frekuensi tinggi (HF) dari spektrum radio yang bebas lisensi. Saat ini, standar NFC mendukung kecepatan transmisi data hingga 424 kbit/s.

QR code

QR code adalah teknologi matriks dua dimensi yang mampu menyimpan berbagai jenis informasi di dalamnya. Informasi yang dapat ditampung oleh sebuah QR code mencapai 7089 digit angka dan 4296 karakter alphanumeric. Alphanumeric merupakan huruf, angka, dan simbol-simbol spesial (seperti tanda baca dan simbol matematika). Oleh karena itu, deskripsi barang, nomor telepon, hingga URL suatu website dapat ditampung di dalamnya. QR code dapat menampung informasi dalam jumlah yang banyak sebab ia menggunakan teknologi dua dimensi yang dapat mengkodekan informasi secara melintang dan membujur.

RFID

RFID atau bisa disebut juga Radio Frequency Identification adalah sistem identifikasi berbasis wireless yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan seperti barcode atau magnetic card. alat ini menggunakan sistem radiasi elektromagnetik untuk mengirimkan kode. RFID menggunakan sistem identifikasi dengan gelombang radio, karena itu minimal dibutuhkan dua buah perangkat agar alat ini dapat berfungsi, adapun perangkat yang dibutuhkan disebut TAG dan READER.

Apakah aplikasi Siu Mart dapat digunakan pada toko swalayan atau toko grosir skala besar??. Tentu saja bisa, kenapa?, mengingat aplikasi Siu Mart juga siapkan pada toko grosir dan swalayan dengan 8 modul yang telah kita siapkan untuk mendukung berjalannya bisnis usaha skala besar. Sedangkan untuk database juga dapat migrasi pada database dengan skala kapasitas yang lebih besar, seperti SQL Server atau Oracle.

Berikut perbedaan dan macam-macam toko retail pada umumnya :
MINIMARKET

Minimarket adalah pasar swalayan yang secara ukuran toko dan jumlah item barang yang dijual lebih sedikit daripada 2 yang lainya tadi.Dimana jumlah item barang yang dijual utk minimarket antara 3000 sanpai 5000 macam barang yg dijual. Ukuran toko pun antara 300 -500 persegi,sebagai contoh lihat saja INDOMARET, Pepito Express atau ALFAMART. Rata rata ukurannya mereka sama. Selain itu radius area yang dilayani minimarket juga tidak jauh yaitu secara efektif kurang dari 2 km. Dan ini sudah menjadi panduan para retail minimarket.

MIDIMARKET

Ukuran lebih besar sedikit dari minimarket adalah midimarket, di sini sudah dijual daging dan buah2an. Buka bisa 24 jam atau hanya sampai jam 24 saja. Sebagai contoh adalah Alfa Midi, dan sebagian dari jaringan Giant yang dulunya bernama Hero.

SUPERMARKET

Kalau Supermarket semua barang ada, dari kelontong, sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah2an, minuman, pokoknya serba ada kebutuhan sehari-hari. Contohnya Giant Supermarket, Grand Lucky (Kute Bali), carefor Express, Papaya (Kute Bali), MIROTA (Yogyakarta), MACAN YAOHAN (Sumatera Utara), Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo, TipTop Supermarket, Gelael Supermarket (Raya Kute Bali) dan lain-lain. Supermarket lebih high class.

HYPERMARKET

Untuk yang satu ini pasti juga sudah pada tau,hypermarket adalah pasar swalayan yang terbesar baik dari ukuran fisik bangunan maupun jumlah barang yang dijual. Yang jelas diatas 15000 macam barang dagangan. Dan radius area yg bisa tercover sampai 50 km. Di sini hypermarket adalah supermarket yang besar termasuk lahan parkirnya. Sebagai contoh Carrefour, Hypermart, Giant Hypermarket, Lotte Mart dan lain-lain. Hypermarket itu lebih besar dari Supermarket.

GROSIR

Disini semua barang tersedia sehingga ada bongkar muat di dalam pusat grosir. Contoh Indo Grosir, Makro (sekarang LOTTE MART), untuk perlengkapan dari toko grosir tergolong sangat lengkap dan lain-lain.

A. Kode Stiker Android QR Code Toko (Kunjungan Salesman)
B. Kode Stiker Rak Pallet Gudang
C. DDS Promo Running Text TV 32 Inch (Minimarket)
D. DDS Counter Gate Running Text TV 42 Inch (Lorong IN/OUT)
E. Payment E-Kios Self Order (Minimarket)
F. POS Kasir 17 inch Monitor Touch Screen (Minimarket)

Implementasi dalam aplikasi ini terdapat beberapa bagian modul diantaranya :

1. Sales Taking Order

Sales Taking Order GT & MT menjadi Real-time dan tidak perlu dientry lagi oleh user Sales Admin juga untuk meminimalisasi "order fiktif". Dan dilengkapi dengan laporan Realisasi Kunjungan Harian salesman yang komprehensif.

2. Credit Verification Stock Allocation

Verifikasi Kredit (Credit Limit & Overdue) dan Alokasi Stok menjadi Real-time & Otomatis dari salesman/girl pada saat proses PO (Purchase Order) awal terjadi.

3. Sales Invoicing

Faktur Penjualan menjadi otomatis, user salesman tidak perlu melakukan kontak pada supervisor, cukup melihat status persetujuan pada PO (Purchase Order). Stock barang akan terpotong apabila faktur penjualan (sistem) telah disetujui.

4. Loading, Shipment, Rejection & Return (Inventory Control)

Status pengiriman, tolakan pengiriman, pengambilan barang retur menjadi Real-time, ketika Driver mengunjungi Outlet dan tidak perlu dientry lagi oleh user Sales dan proses pengiriman tercatat keseluruhan oleh masing-masing salesman/girl yang telah dientry jumlah kuantitas barang yang tersedia dan lainnya oleh petugas bagian pengiriman dan pengecekan barang.

5. AR Collection & Cash Deposit

Daftar penagihan piutang tecetak secara otomatis untuk salesman yang sedang dalam perjalanan menuju ke konsumen, termasuk pembayaran dari konsumen, termasuk penitipan jumlah uang dalam bentuk uang, giro, BG, cek, tetap tercatat.

6. Sales mobile printing PO Faktur

Cetak Faktur menjadi real time melalui mobile printer atau via email, sms dalam bentuk pdf excel, dengan fitur pengisian faktur penjualan yang otomatis, tidak perlu dientry lagi oleh user cs admin kantor pusat, sehingga laporan atau faktur penjualan bisa dicetak secara langsung sebelum salesman kembali ke Kantor cabang atau depo. Untuk pencetakan dan tidaknya tergantung pada konsumen yang kita miliki, jika konsumen paham akan dunia IT dan UU ITE, maka tidak perlu adanya pencetakan, cukup invoice faktur secara digital saja, dikarenakan biaya kertas 2-3 play continues form cukup mahal dan menyita waktu.

7. New Outlet Order (NOO)

Entry New Outlet secara Real-time dan bisa langsung dipakai untuk menerima pesanan saat Salesman melakukan kunjungan Taking Order. User di Kantor Cabang atau Depo cukup meng-otorisasi New Outlet untuk mencetak Faktur Penjualan (tanpa perlu entry ulang). Untuk pendaftaran NOO atau disebut toko baru, pelanggan baru dapat dilakukan penjualan dan pembelian secara langsung, tapi tidak semua NOO dapat disetujui, dikarenakan NOO memiliki level plafon (piutang, nota, overdue) tersendiri termasuk kategori NOO masing-masing (Grosir, Retail, Special Outlet, Eceran).

8. Order to Principal Supplier (PO Pembelian )

Order ke Prinsipal atau supplier bisa dilakukan di dalam sistem dan terintegrasi dengan transaksi penerimaan barang di gudang sehingga tersedia laporan service level supplier dan tidak terjadinya tumpang tindih, keseluruhan tercetak secara sistem ketika kita pengajuan PO pembelian pada level pabrik atau supplier, termasuk tagihan yang kita miliki pada supplier pabrik. Sehingga pabrik akan tetap mengetahui jumlah barang yang dipesan, masa jatuh tempo, tagihan dan status pengiriman.

9. Good Receipt & Transfer Barang

Good Receipt & Transfer Barang ini digunakan untuk merekam segala aktifitas pengiriman barang dari gudang A ke gudang B atau dari kota A ke kota B,termasuk status pengiriman, penerimaan barang, tolakan pengiriman, pengambilan barang retur menjadi real time ketika supervisor/leader mengunjungi Outlet atau konsumen atau minimarket dan tidak perlu dientry lagi oleh user Sales Admin, secara otomatis sistem pada kantor pusat dapat mengetahuinya.

Dalam penerapan ini, akan dapat diketahui history atau rekaman jumlah stok barang, lokasi barang yang dikirim pada masing-masing toko atau minikarket yang tersebar pada area kota yang ada, sehingga pendistribusian barang tetap terpantau dari awal hingga akhir akan stok gudang kantor pusat maupun depo cabang.

10. Price, Promo & Claim

Setting dan perubahan harga jual, harga beli, dan promo (bonus, extra diskon % + Rp, promo bertingkat per group barang, berlaku kelipatan atau tidak, budget promo dan banyak fitur promo lainnya) bisa dilakukan oleh user dari Kantor Pusat sehingga memudahkan fungsi kontrol. Master Data lainnya juga disetting dari Kantor pusat termasuk master data pelanggan, outlet/minimarket, mitra bisnis yang kita miliki. Khusus untuk promo disini terbagai menjadi 2 tipe kategori promo, harga terbagi menjadi 4 atau lebih kategori NOO.

11. AP & Cash Flow Management

Pengaturan cash-flow keuangan kantor cabang, dan depo, outlet/minimarket bisa dilakukan dari Kantor Pusat dan dilengkapi dengan laporan analisa cashflow per cabang / depo per minggu, harian, dan tetap tersistem secara realtime.

12. Lokasi Salesman

Kemudahan alokasi kapasitas kendaraan & zona pengiriman untuk persiapan pengiriman sesuai dengan nomor Faktur penjualan pembelian maupun retur secara online dan realtime, sehingga dapat diketahui lokasi salesman berada termasuk titik koordinat toko konsumen, pencatatan disini titik koordinat lokasi tetap terpantau.

13. Pengenaan Pajak Tax

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen. Dalam bahasa Inggris, PPN disebut Value Added Tax (VAT) atau Goods and Services Tax (GST). PPN termasuk jenis pajak tidak langsung, maksudnya pajak tersebut disetor oleh pihak lain (pedagang) yang bukan penanggung pajak atau dengan kata lain, penanggung pajak (konsumen akhir) tidak menyetorkan langsung pajak yang ia tanggung.

Dalam penerapan sistem disini, terdapat Pajak inclusive, Pajak Exclusive dan Non PPN serta pajak pertambahan nilai dari barang, dalam pencetakan pun pada faktur akan tertampil secara sistem jika nilai PPN pada produk tersedia, sebaliknya jika tidak tersedia, nilai PPN tidak tertampil pada faktur.

14. Plafon Piutang (Rupiah)

Batasan plafon piutang bagi konsumen umum atau khusus digunakan sebagai peringatan dengan jumlah nilai rupiah yang telah kita rekam secara sistem, sehingga salesman pada saat melakukan penjualan produk yang kita miliki dapat diketahui berapa batasan limit kredit konsumen yang diperbolehkan untuk memesan produk atau barang yang kita jual.
contoh: konsumen A memesan produk kita, pada saat salesman/girl melakukan pengisian data konsumen, ternyata konsumen tersebut dapat diperboleh maksimal 2 juta dalam pembelian produk kita, kenapa? dikarenakan team kita telah membaca/survei pada aset harta atau kekayaan konsumen, sehingga level konsumen pada NOO penting kita tentukan, agar tidak terjadinya hutang piutang berlebihan, sehingga tidak menjadi beban pikiran oleh pihak owner(kasihan sekali dan sangat disesalkan) termasuk komisaris menjadi tertanggung.

15. Plafon Nota (Jumlah)

Batasan plafon nota bagi konsumen umum atau khusus digunakan sebagai peringatan dengan jumlah nota yang telah kita keluarkan, sehingga salesman pada saat melakukan penjualan produk yang kita miliki, jadi dapat diketahui berapa batasan kredit nota konsumen yang diperbolehkan untuk memesan produk atau barang yang kita jual.
contoh: konsumen kita memesan pada produk kita secara rutin dan lancar, pembelian pertama tercatat nota 1, pembelian kedua tercatat nota 2, sedangkan konsumen diberi batas plafon nota maksimal 2 nota dikarenakan team kita telah membaca/survei pada aset harta atau kekayaan konsumen, jadi konsumen pada saat melakukan pembelian buka nota yang ke 3 tidak bisa/tolak, kenapa? karena ditakutkan terjadinya beban hutang yang berkepanjangan dan konsumen harus menyelesaikan nota pertama dan nota kedua, hal seperti ini sering terjadi antara konsumen dan salesman/girl.

16. Plafon Over due (Jatuh Tempo)

Batasan plafon Over due atau jatuh tempo bagi konsumen umum atau khusus digunakan sebagai peringatan batasan dengan jumlah jatuh tempo yang telah kita keluarkan, sehingga salesman pada saat melakukan penjualan produk yang kita miliki, dapat diketahui berapa batasan jatuh tempo konsumen yang diperbolehkan untuk memesan produk atau barang yang kita jual.
contoh: konsumen A memesan pada produk yang kita miliki secara rutin dan lancar, termasuk catatan rekaman plafon rupiah dan plafon nota tidak mengalami kendala. Pada suatu ketika konsumen A memesan produk kembali, dengan status plafon nota dan rupiah tidak mengalami kendala, tapi pada plafon nota memiliki jatuh tempo lebih dari catatan yang telah kita buat 7 hari atau 14 hari, maka konsumen harus wajib menyelesaikan pembayaran terlebih dahulu, agar perputaran penjualan dan pembelian berjalan dengan lancar. mantaab, semoga owner selalu sukses dan jaya selalu, jangan lupa gaji karyawan naik lho paak. hehe..😁

17. Deposit Dana

Konsumen melakukan pengisian atau menyetorkan sejumlah dana kepada distributor atau outlet minimarket sebagai saldo tambahan, sehingga konsumen saat melakukan pembelian pada pihak distributor atau agen outlet terdekat dapat dilakukan pemotongan melalui deposit langsung dapat adanya batasan limit pembelian sesuai dengan jumlah maksimal deposit dananya,

18. Customer Service Officer

Seluruh transaksi pada salesman, sopir, supplier, konsumen dan gudang dapat terlihat tercatat secara otomatis, sehingga dapat mengurangi pengeluaran alat tulis kantor (ATK) yang terlalu banyak, karena sistem dibuat untuk merubah segalanya menjadi otomatis dan ter otorisasi.

19. Sistem Supplier

Supplier dapat melakukan monitoring secara online pada produk yang supplier/principle miliki diantaranya kuantitas barang, barang terjual, retur barang, penghancuran barang, faktur penjualan/pembayaran dan lokasi outlet, sehingga supplier/principle tanpa melakukan kunjungan pada gudang distributor atau kantor yang kita miliki, termasuk pemberian diskon dan bonus dari supplier/pabrik kepada kita selaku pelaku bisnis

20. Penjualan Ecommmerce

Penjualan tambahan pada transaksi sistem web berbasis online, agar konsumen yang ingin membeli dalam jumlah satuan dapat terlayani dengan baik, dan kita dapat mengembangkan bisnis ecommerce secara UKM atau perorangan.

21. Absensi Kunjungan

Rekam data absensi masing-masing sales/marketing pada kunjungan dari lokasi titik pertama ke lokasi titik berikutnya, monitoring mengontrol jadwal kunjungan pada masing-masing lokasi dari kantor pusat ke lokasi yang ditujuan.

22. Delivery Partner

Pemesanan barang dengan metode pengiriman pihak ke 3 dapat ditambahkan pada menu delivery partner yang telah disediakan, dengan harga dan jarak tempuh yang telah ditentukan oleh masing-masing jasa pengiriman.

23. Pemberian Diskon Special

Diskon special disini digunakan untuk memberikan pelayanan lebih pada konsumen, pemberian diskon terbagi menjadi 3 diskon berdasarkan kelipatan yang telah kita tentukan pada inputan masing-masing produk. Diskon pertama kita berikan 2%, diskon kedua kita berikan 5% dan selanjutnya. Pemberian diskon disini pun kita harus menentukan konsumen mana yang layak kita berikan atau kita dapat secara otomatis membuat saat salah satu produk terjual dan diskon tertampilkan.

24. Pemberian Diskon Umum

Pemberian diskon umum digunakan bagi konsumen yang telah membeli dari ketentuan penjualan yang kita miliki lebih dari nilai harapan penjualan), jadi pemberian diskon disini termasuk diskon umum secara global pada produk yang telah dipesan. Hati-hati, bedakan diskon umum dan diskon special.

25. Wilayah Rute Sales (Penjualan)

Batasan wilayah rute penjualan ditentukan berdasarkan kode peta area yang didalamnya terdapat provinsi, kecamatan sampai pada tingkat kelurahan, kenapa wilayah rute harus diterapkan??, agar kita dapat mengetahui dan membedakan rute besar dan rute kecil pada zona letak konsumen untuk masing-masing salesman/girl, biaya ongkos bensin masing-masing salesman/girl, salesman/girl dapat kita bagi pada masing-masingtermasuk menentukan pembagian pengiriman pada divisi pengiriman, dikarena sistem rute wilayah ini saling berkaitan antar divisi, seperti divisi pengiriman, divisi penjualan, divisi logistik, dan penentuan jumlah profit omset margin msaing-masing rute area.

26. Tiket Help Desk

Penempatan masalah keluhan untuk masing-masing divisi oleh keluhan konsumen atau antar divisi satu kedivisi lainnya, semuanya tertuang pada tiket masalah dan tercatat dengan peringatan pada satuan hari, sehingga pemecahan masalah dapat termonitoring dan terselesaikan dengan tepat.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas Tiket Help Desk Klik link Aplikasi Help Desk 8

27. Pengaturan Gudang Barang

Mengatur keluar masuknya barang merupakan hal yang harus diperhatikan dan juga perlu dilakukan pencatatan dengan jelas terutama pada jenis barang, kategori barang, lokasi barang, rak barang, kapasitas gudang, luas gudang, jenis gudang, satuan palet barang, barcode QR rak/pallet barang. Mengapa pencatatan ini penting, agar kita dapat mengetahui persediaan barang di rak gudang beserta harga yang berlaku. Dalam mengatur stok barang dagangan, kita mengenal beberapa sistem diantaranya FIFO, LIFO, FEFO, dan AVCO. Masing-masing sistem manajemen barang tersebut dapat diterapkan dengan model pencatatan Perpetual ataupun Periodik.

28. Payment Partner

Pemesanan barang dengan metode pengiriman pihak ke 3 dapat ditambahkan pada menu delivery partner yang telah disediakan, dengan harga dan jarak tempuh yang telah ditentukan oleh masing-masing jasa pengiriman.

29. E-Faktur Pajak

Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP), yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP). Artinya, ketika PKP menjual suatu barang atau jasa kena pajak, ia harus menerbitkan Faktur Pajak sebagai tanda bukti dirinya telah memungut pajak dari orang yang telah membeli barang/jasa kena pajak tersebut. Perlu diingat bahwa barang/jasa kena pajak yang diperjualbelikan, telah dikenai biaya pajak selain harga pokoknya.

30. Pengadaan Umum

Segala urusan yang menyangkut kepentingan perusahan harus selalu ada kejelasan baik dari tujuan maupun prospek ke depannya. Kejelasan tersebut harus dapat dibuktikan dengan dokumen maupun kenyataan, dengan memiliki divisi khusus yang disebut General Affair (GA). Inilah yang menjadi latar belakang General Affair yang nantinya akan mengurus urusan operasional kantor baik yang rutin maupun yang tidak terduga.

31. HRD

HRD bertugas untuk mengatur jalannya perusahaan, terutama yang berkaitan dengan SDM dan penilaian KPI. Tugas HRD diantaranya adalah melakukan rekrutmen, mengorganisasikan, mengendalikan, mengembangkan sampai melakukan pemecatan pada karyawan. Pengertian HRD adalah bagian dari perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya manusia (SDM) di perusahaan tersebut, meliputi perencanaan, seleksi/rekrutmen, pengembangan, manajemen kinerja, penentuan gaji, serta pembentukan hubungan kerja yang baik.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas HRD Dan Personalia Klik link Aplikasi Absensi 1000

32. Personalia

Personalia adalah serangkaian kegiatan mengelola SDM pada hal-hal yang terkait administratif yang mengatur hubungan industrial antara perusahaan dan karyawan. Pengelolaan dari fungsi personalia ini antara lain bertanggung jawab terhadap Employee Database, Payroll dan pembayaran benefit lainnya.

33. Retur Jual Beli

Retur atau yang biasa dikenal juga dengan istilah pengembalian, merupakan hal yang biasa terjadi dalam dunia jual beli barang. Retur penjualan dan retur pembelian merupakan dua hal yang sering ditemukan dalam transaksi keuangan. Tentu saja, kemungkinan pengembalian bisa terjadi karena kegiatan penjualan maupun pembelian tidak selamanya berjalan dengan lancar. Dalam kondisi tertentu biasanya ada saja barang yang rusak atau tidak sesuai dengan pemesanan. Saat melakukan pengembalian barang ada dokumen yang harus disertakan, baik oleh pihak penjual maupun pihak pembeli yang disebut dengan nota retur.

Umumnya ketika barang yang diperjualbelikan telah rusak dan sampai ke tangan pembeli, maka pembeli akan mengembalikan barang tersebut. Pengembalian barang oleh pembeli disebut retur pembelian dan penerimaan barang yang telah dijual oleh penjual disebut retur penjualan.

34. Transfer Barang

Ketika menjalankan sebuah usaha yang sedag bertumbuh dengan cabang yang tersebar diberbagai lokasi salah satu tantangan yang dihadapi adalah transfer persediaan / stock transfer. Sepertinya mudah, hanya menindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain, namun jika hal ini tidak dikelola dengan baik maka dapat menimbulkan kerugian yang cukup signifikan.

Salah satu faktor berperan dalam efisiensi pengelolaan persediaan adalah tata letak barang di Gudang. Penempatan barang di lokasi Gudang, rak, dan bahkan penempatan barcode pada kotak semua dapat berdampak pada seberapa efektif kinerja bagian Gudang. Saat usaha semakin berkembang sangat diperlukan proses yang efisien sebelum mengelola persediaan. Namun, semua ini menjadi lebih rumit ketika memiliki beberapa gudang dan mengelola transfer di antara mereka. Tantangan utamanya adalah komunikasi, mengetahui barang apa yang sedang ditransfer, apa yang hilang atau rusak dalam perjalanan, dan kapan inventaris akan tiba bisa sulit dilacak di beberapa lokasi. Selain itu, jika menggunakan proses manual atau tidak memiliki akses ke tampilan aktivitas inventaris secara real-time, ini pasti akan mengorbankan waktu dan uang bisnis.

35. Notifikasi

Notifikasi adalah pesan yang ditampilkan oleh Android atau Aplikasi untuk memberikan pengingat, komunikasi dari orang lain, atau informasi aktual lainnya dari aplikasi kepada pengguna. Pengguna dapat menge-tap notifikasi untuk membuka aplikasi atau mengambil tindakan langsung dari notifikasi. Notifikasi disini diantaranya email, SMS, whatsapp, dan OneSignal.

Untuk notifikasi pada modul aplikasi disini berperan sangat penting sekali, kenapa?, karena tiap manusia atau orang tidak mungkin selalu memiliki daya ingat yang kuat, bayangkan saja, jika catatan transaksi lebih dari 5, sedangkan pengguna tentunya memiliki masalah dalam kehidupannya atau aktifitas yang berbeda-beda, nah disinilah pentingnya notifikasi atau pengingat akan kejadian catatan yang telah tersimpan dan akan diingatkan kembali.

Dalam modul notifikasi atau pengingat disini terbagai menjadi 19 tipe notifikasi, diantaranya notifikasi untuk pengguna android, notifikasi untuk pengguna backend aplikasi (karyawan), notifikasi untuk pengguna pihak ketiga (supplier/pabrik), notifikasi untuk pengguna umum (konsumen), notifikasi untuk modul produk, notifikasi untuk catatan pembelian, notifikasi untuk catatan penjualan, notifikasi untuk catatan retur jual, notifikasi untuk catatan retur beli, notifikasi untuk gudang, notifikasi untuk pengiriman, notifikasi untuk transaksi keuangan (tagihan, jatuh tempo, transaksi penggunaan), notifikasi untuk akuntansi, notifikasi untuk GPS maps, notifikasi untuk team IT support(Bugs Erorr, backup, index, server), notifikasi untuk web e-commerce, notifikasi untuk data laporan, notifikasi pengumuman dan notifikasi kustom untuk umum jika seandainya diperlukan.

36. Mitra Bisnis

Mitra usaha tentunya sudah tak asing lagi bagi masyarakat. Kata mitra sendiri mengacu pada suatu hubungan persahabatan yang di dalamnya terkandung unsur pertemanan dan juga kerja sama. Sedangkan usaha mengacu pada aktivitas bisnis yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga dengan tujuan tertentu misalnya seperti tujuan komersial atau perluasan bisnis. Jadi sebenarnya mitra usaha sendiri merupakan kerja sama yang dilakukan oleh sebuah badan usaha atau perusahaan dengan perusahaan yang lebuh kecil dari perusahaan tersebut.

Idealnya, para mitra memberikan sumbangsih melalui beragam keterampilan dan bakat yang mereka miliki untuk kerja sama bisnis yang terjalin, serta memberikan rasa keutuhan yang tidak dapat dicapai oleh seorang mitra sendirian.

37. SMS Gateway

SMS Gateway adalah sebuah platform yang menyediakan mekanisme untuk mengirim dan menerima SMS dari peralatan mobile melalui SMSC (Short Message Service Center). SMSC merupakan jaringan telepon seluler yang menangani pengiriman SMS. Jadi, ketika seseorang mengirimkan sebuah pesan SMS melalui ponselnya, SMSC bertugas mengirimkan pesan tersebut ke nomor tujuan. Kita dapat memanfaatkan mekanisme tersebut untuk mengirim SMS melalui komputer, salah satunya yaitu melalui aplikasi berbasis web.

SMS Gateway untuk akun bisnis disini sudah terbentuk jawaban secara otomatis pada sistem database yang sebelumnya telah dibuatkan data query request service tanya jawab pada database kita, jadi cara kerja SMS Gateway disini tidak akan melakukan pengiriman pesan pada nomor tujuan, akan tetapi sistem akan menjawab sesuai dengan kosakata karakter pengirim. Perlu di ingat bahwa kita hanya bisa mengirimkan pesan kepada nomor yang sudah pernah mengirimkan pesan ke kita duluan, jadi kita tidak bisa menggunakan layanan ini untuk melakukan spaming ke sembarang no tujuan.

SMS Gateway disini digunakan untuk notifikasi akan verifikasi pada kode OTP (One Time Password) pada saat pendaftaran akun baru, reset ulang kata sandi dan permintaan tidak hafal akan sandi yang dimiliki pada ecommerce, web dan android, kode OTP adalah kode verifikasi atau kata sandi sekali pakai yang umumnya terdiri dari 6 digit karakter yang seringkali berupa angka unik. Biasanya, OTP dikirimkan melalui SMS atau e-mail dan umumnya hanya berlaku untuk waktu yang sangat pendek misalnya 2 menit.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas SMS dan Email Gateway Klik link Aplikasi SMS Gateway Dan Email Bulk

38. Payment Gateway

Payment Gateway merupakan suatu aplikasi yang melayani e-commerce dengan cara kerjanya memproses suatu otorisasi pembayaran seperti kartu debit, transaksi online yang memerlukan pembayaran, dan kartu kredit. Aplikasi payment gateway ini memberikan fasilitas transaksi dengan mengirim informasi yang penting antara bank dan toko online.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas Payment Gateway Klik link Aplikasi Payment Gateway iPay

39. File Dan Fhoto

Penyimpanan fhoto dan file telah disiapkan dengan adanya storage, hal ini tentunya data konsumen harus dirahasiakan, termasuk data informasi transaksi penjualan pembelian, pengiriman dan lainnya dalam bentuk digital dan scanning sistem.

40. Finances

merupakan kegiatan dan suatu kemampuan atau otoritas dalam mencari atau menerima dana, mengelola dan mengeluarkan uang atau melakukan pembayaran. Dimana dalam melakukan proses tersebut tidak memiliki standart dan aturan yang baku seperti pada akuntansi. Dimana dalam proses keuangan pada saat mencari dana dapat berupa dari pinjaman atau penerbitan saham. Dalam keuangan/finance ini terdapat kas masuk, kas keluar, rekening bank, transaksi harian dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan.

41. Accounting

Laporan Neraca dan Laporan Laba-Rugi untuk masing masing Kantor Cabang atau Depo tersedia di Sales Online untuk memudahkan analisa kinerja. Laporan penjualan, laporan stok, input kas masuk keluar, laporan umur piutang, jurnal umum, penyesuaian, tutup buku, data perkiraan.

Akuntansi pada dasarnya memiliki peran untuk mencatat dan mengelompokkan dari seluruh transaksi sehingga akan menghasilkan sebuah laporan keuangan yang dibutuhkan oleh perusahaan secara akurat dan tepat. Dimana akuntansi ini memiliki standard dan aturan tersendiri dalam melakukan pencatatan dan pengelompokkan pada seluruh transaksi. Dalam akuntansi/accounting ini terdapat daftar perkiraan, kas & Bank, daftar akun, arus kas, jurnal umum, jurnal penyesuaian, buku besar, neraca saldo dan kebutuhan lainnya.

42. Barcode QR Code

Barcode atau kode batang adalah kumpulan gambar persegi atau persegi panjang yang terdiri dari serangkaian garis hitam paralel dan ruang putih dengan lebar bervariasi yang dapat dibaca oleh pemindai. Kode ini diterapkan pada produk sebagai sarana identifikasi cepat. Mereka digunakan di toko ritel sebagai bagian dari proses pembelian, di gudang untuk melacak inventaris, dan pada faktur untuk membantu dalam akuntansi dan lainnya.

43. Penjualan

Penjualan (sales) adalah aktivitas atau bisnis dalam menjual produk atau jasa. Aktivitas penjualan adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan, terutama untuk meraih keuntungan. Pengertian penjualan secara umum adalah kegiatan jual beli dijalankan oleh dua belah pihak atau lebih dengan alat pembayaran yang sah

44. Pembelian

Pembelian merupakan kegiatan utama untuk menjamin kelancaran transaksi penjualan yang terjadi dalam suatu perusahaan. Dengan adanya pembelian, perusahaan dapat secara mudah menyediakan sumber daya yang diperlukan organisasi secara efisien dan efektif.

45. Produk

Pengertian produk secara umum adalah barang maupun jasa yang bisa digunakan untuk kegiatan jual beli. Dalam dunia marketing, produk sendiri merupakan apa pun yang dapat ditawarkan menuju suatu pasar serta dapat memuaskan suatu keinginan maupun kebutuhan, produk disini terdapat jenis produk yang dapat dibedakan, seperti produk makanan, kesehatan, jasa service, buah-buahan, digital, dan lainnya. Selain itu terdapat tanggal kadarluarsa, pencetakan barcode/QR code, promosi produk, pemberian diskon, titik lokasi barang pada gudang, status satuan stok, konversi satuan, histori pembelian dan fitur tambahan lainnya.

46. Laporan

Adanya kelengkapan masing-masing modul laporan pada setiap divisi diantaranya laporan umum, laporan gudang, laporan HRD, laporan akuntansi dan laporan keuangan, laporan personalia, laporan inventory, laporan perpajakan dan laporan berdasarkan grafik. Kelengkapan laporan ini tentunya harus diawali dengan transaksi yang ada pada masing-masing modul aplikasi, kelengkapan laporan pada modul aplikasi ini memiliki laporan yang tersendiri, jadi tiap masing-masing modul aplikasi memiliki laporan yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan output keinginan masing-masing divisi.

47. Daftar Pengguna (User Management)

Manajemen user adalah fitur yang memberikan administator sebagai super-user untuk memberikan,mengatur/mengelompokan dan mencabut kewenangan akun-akun selain akun miliknya. Penerapan User Management disini diantaranya terdapat pengguna staff karyawan (supir, sales, keuangan, akunting, pengiriman, gudang, pengadaan dan lainnya), konsumen internal, supplier, mitra bisnis, pemasok pihak ketiga, pengguna online e-commerce, konsumen minimarket.

Jadi daftar pengguna atau user management yang dimaksud disini adalah setiap pengguna memiliki level modul tampilan pada akun website dan android yang berbeda-beda, semuanya tergantung oleh kebijakan perusahan masing-masing dan tidak sama.

48. Pengaturan

Pengaturan umum pada aplikasi didalamnya terdapat pengaturan bahasa, mata uang, ecommerce, penjualan, pembelian, gudang, merek, unit satuan, POS/Minimarket, logs files, promosi, grup konsumen, harga, aset pengeluaran, kode akuntansi, rate pajak, gudang, template email, konfigurasi web, android, notifikasi onesignal, payment gateway, sms gateway, award point, Firebase Cloud Messaging, kode API pihak ketiga, kode referensi, diskon, barode/QR, dan lain sebagainya.

49. Chatting Support 7/24 jam

Ketika telah memutuskan untuk menggunakan salah satu provider sebagai penyedia layanan produk atau jasa yang dibutuhkan, tentu sebelumnya konsumen telah mempertimbangkan semua aspek yang ditawarkan oleh pihak third party tersebut. Mulai dari produk atau jasa, kualitas, price, hingga tentang adanya dukungan customer support. Salah satu syarat utama dalam menggunakan layanan dari provider penyedia layanan di bidang bisnis umumnya adalah adanya dukungan customer support.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas Chatting Support Klik link Aplikasi Live Chat Customer Support

50. Promo Iklan

Adanya promosi bisnis berkomunikasi dengan publik dalam upaya untuk memengaruhi mereka dalam membeli produk dan / atau layanan. Secara umum, pengertian promosi adalah mempromosikan bisnis, produk, dan layanan dengan tujuan membawa konsumen agar mereka melakukan sesuatu (melihat produk, mengenal produk, hingga membeli atau menggunakan produk atau jasa) sesuai dengan yang harapkan.

51. Export Import files

Penyediaan export import files pada sistem aplikasi penting dan dibutuhkan, agar tidak terjadinya ketergantungan pada sumber daya manusia atau perorangan, dalam artian disini adalah seperti export import file dari database lain dengan atau satuan tabel ke sistem kita dalam format pdf, excel, csv atau dari file tertentu dengan konversi secara kustom dapat dilakukan juga.

52. Backup Data

Data merupakan catatan informasi yang dikumpulkan dalam suatu wadah atau platform. Agar dapat ditemukan dengan mudah ketika diperlukan di kemudian hari, data harus disimpan baik-baik dan dikelompokkan berdasarkan kategori masing-masing. Selain itu, kiat juga perlu melakukan backup data secara berkala demi menjaga keamanan data.

53. Rekam Data User

Perekaman data disini dimaksud adalah untuk mencatat seluruh aktifitas per user atau pengguna, seperti = apabila ada salah satu user menghapus file, atau melakukan edit file, pencetakan file melebihi batas, termasuk login logout dimanapun akan tetap terekam secara realtime.

54. POS Kasir Minimarket (Waralaba)

Penerapan sistem informasi Retail Grosir mendukung proses integrasi applikasi dari front sampai backend, jadi pengembangan bisnis yang lebih luas pada kota lain atau franchise hubungan yang salah satu pihaknya diberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut, dalam rangka penyediaan atau penjualan barang dan jasa kembali.

Selain itu telah disediakan bagi konsumen minimarket yang akan melakukan pembelian token listrik PLN, pulsa, kartu kredit, topup permainan, pembayaran ovo, gopay, kartu pelanggan, tagihan, pemberian promo, point award, pembayaran PDAM, BPJS, tiket pesawat, tiket kereta api, cicilan kendaraan dan lainnya, serta adanya keamanan pada masing-masing pengguna petugas kasir yaitu login via fingerprint/sidik jari, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya transaksi diluar toko minikarket.

Apakah POS Minimarket ini bisa digunakan untuk multi usaha dan dan laporan yang terpisah??, jawabannya tentu saja bisa 😊.., jika sang Owner ingin menerapkan usaha lebih dari 1 macam usaha, tidak ada masalah, semuanya diatur pada sistem aplikasi ini pada kantor pusat. Seperti contoh : Kota A buka usaha toko sembako, kota B buka usaha toko makanan snack, kota C buka usaha toko bahan bangungan, dan kota c juga buka usaha baju boutik atau toko pakaian anak2. Kejadian yang telah saya jelaskan diatas jangan dibuat dilema, karena data master tentunya terpisah dari sisi gudang, stok gudang, lokasi gudang, data laporan stok, arus kas, keuangan, akuntansi, absensi, status karyawan, satuan harga, produk, diskon dan lainnya sudah terpisah tersendiri dengan ketentuan atas nama Toko atau nama Waralaba, termasuk tampilan POS kasir yang disesuaikan dengan jenis usaha toko yang ingin dibangun.

Dari penjelasan diatas, apakah kantor pusat dapat memonitoring, tentunya iyaa 😊, namanya aja dibawah naungan 1 aplikasi, jadi segalanya tetap termonitoring tidak terkecuali, kantor pusat khususnya Owner tetap memantau grafik omset pendapatan usaha yang dibuat pada kantor cabang yang telah dibangun.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas POS Minimarket Klik link Aplikasi POS Minimarket

55. Pengiriman

Pengiriman disini merupakan pelayanan yang harus kita utamakan, dikarenakan pelanggan atau konsumen membutuhkan ketepatan waktu, jadi rute area wilayah yang telah saya sebutkan diatas merupakan bagian dari pengiriman juga agar tidak terjadinya tumpang tindih pembagian kiriman armada pada masing-masing rute konsumen, selain itu pengiriman disini juga terdapat adanya Margin Pengiriman HPP (Harga pokok penjualan) pada masing-masing rute area yang telah ditentukan oleh manager atau supervisor. Perhitungan margin pengiriman disini adalah nilai keuntungan bersih dalam 1 truk armada/motor dengan hitungan = pembelian awal (pabrik) - nilai jual type harga konsumen, jadi perhitungan ini sebatas keuntungan rata-rata dan belum atau bukan termasuk dalam hitungan laporan rugi laba.

Contoh margin pengiriman : Sales A memiliki rute wilayah penjualan 102 dengan 2 jumlah kecamataan dan 10 kelurahan target omset ditentukan 600 juta dalam satu bulan, sedangkan Sales B memiliki rute wilayah penjualan 104 dengan 4 kecamatan dan 6 kelurahan target omset 400 juta dalam satu bulan, dalam satu minggu ini Sales A memenuhi target penjualan dengan 17 faktur (nilai 12 juta), sedangkan Sales B tidak memenuhi target penjualan dengan 4 faktur (nilai 2 juta), sedangkan hitungan margin pengiriman telah ditentukan dalam 1 armada truk, minimal margin pengiriman adalah 20 juta atau disesuaikan dengan pengaturan pada margin kirim, jadi sistem margin pengiriman akan memberikan peringatan pada petugas FO atau supervisor bahwa margin belum memenuhi profit margin yang telah ditentukan, sehingga harus menunggu Sales C dan D agar dapat menutup profit margin pengiriman, sehingga armada dapat terkirim sesuai jadwal.

Contoh diatas dapat ditentukan keuntungan yang didapat dalam per satuan truk/motor armada kiriman sehingga membuat pemilik usaha atau si BOS besar tidak mengalami kerugian besar tiap harinya, sehingga pada divisi pengiriman tidak melakukan asal kirim per area rute kiriman, tetapi akan mengalami kerugian dalam hitungan pengirimannya serta tidak dapat meminimalisasi kerugian dalam pengiriman, dalam margin pengiriman ini dapat diatur pada masing-masing kebijakan perusahaan dan fitur dapat dirubah sesuai keinginan atau dinonaktifkan.

56. Peta area lokasi

Ketentuan peta lokasi tentunya sangat penting terutama pada letak koordinat lokasi konsumen/pelanggan, sehingga dapat diketahui rute area pada saat pengiriman barang, pencarian alamat oleh sales yang baru, peta area ini juga merekam seluruh aktifitas kegiatan salesman/girl tiap harinya, dari titik Awal sampai akhir agar dapat diketahui aktifitas rutin masing-masing salesman/girl.

Termasuk peta area lokasi pengiriman supir yang tetap terekam dari rute awal keberangkatan hingga ke titik tujuan akhir dan kembali lagi ke depo awal. Peta area lokasi ini digunakan agar diketahui koordinat jika dibutuhkan untuk ditampilkan.

57. Grafik Pencapaian

Grafik disini digunakan untuk melihat secara langsung nilai dari seluruh transaksi dalam satuan bulan diantaranya penjualan terbaik, nilai pembelian, pendapatan saham, barang terjual non PPN, barang terjual PPN, produk yang sering laku terjual, wilayah rute terbaik, penjualan toko minikarket terbaik, pelanggan toko terbaik, salesman/girl terbaik, serta karyawan terbaik berdasarkan nilai KPI (Key Performace Indicator).

58. Barcode 1D QR Code 2D

Dukungan Barcode dan QR Code yang sistematis terbaca dengan kustom perbaiki sesuai keinginan, dengan perbedaan cetak kode barcode/QR barang, kode barcode/QR toko pelanggan, kode barcode/QR rak pallet, kode barcode/QR pengiriman, kode barcode/QR pembayaran. Kode barcode/QR ini telah mendukung alat barcode scanner Area imaging yang dapat membaca Barcode 1 Dimensi 1D (Garis/Batang) & 2 Dimensi 2D (QR CODE/PDF).

Untuk kode barcode dan QR code disini khususnya aplikasi ini, terdapat berbeda-beda tipe dan jenis kode batang dan kode QR ya, jadi jangan disamakan, kenapa..? karena nantinya pada saat proses pencarian data pada fisik barang dengan kertas yang telah tercetak kode batang atau kode QRnya, pengguna atau karyawan tidak bingung dan tidak butuh waktu lama berjam-jam untuk mencarinya, cukup melakukan scanning atau pemindaian kode batang atau QR yang telah tercetak, sedangkan untuk pencetakannya pun terdapat 2 cara diantaranya mencetak mencetak dengan secara manual apabila barang atau item tidak terekam pada sistem, dan yang satunya lagi mencetak secara otomatis, tentunya item atau barang telah terekam pada sistem.

Berikut kode barcode dan QR code dalam pencetakannya diantaranya :

1. Barcode dan QR code untuk barang pada minimarket terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

2. Barcode dan QR code untuk pelanggan toko dengan satuan tipe grosir, special outlet, retail terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

3. Barcode dan QR code untuk pengiriman barang terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

4. Barcode dan QR code untuk rak gudang terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

5. Barcode dan QR code untuk palet gudang terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

6. Barcode dan QR code untuk penjualan terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

7. Barcode dan QR code untuk pembelian terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

8. Barcode dan QR code untuk retur jual terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

9. Barcode dan QR code untuk retur beli terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

10. Barcode dan QR code untuk retur beli terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

11. Barcode dan QR code untuk barang bs atau rusak terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

12. Barcode dan QR code untuk kwitansi pembayaran terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

13. Barcode dan QR code untuk masing-masing pegawai terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

14. Barcode dan QR code untuk slip gaji terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

15. Barcode dan QR code untuk gudang penyimpanan dokumen (Rak Ordner) terdapat 2 pilihan, yang cetak manual atau cetak tersistem

Dari penjelasan diatas tentang barcode dan QR code jangan dijadikan acuan ya, karena tiap perusahaan memiliki aturan dan kebijakan masing-masing.

59. Point Award Kupon (QR Code)

Point award kupon (QR Code) digunakan bagi pelanggan minimarket, dimana pelanggan yang telah terdafar menjadi member, akan mendapatkan nilai point atau kupon pada setiap pembelian dan point award atau kupon dapat kita berikan dalam program seperti contoh 10 kupon dapat boneka atau lainnya.

60. Kartu Member

Kartu member disini digunakan untuk pelanggan yang menginginkan adanya deposit, penambahan batasan plafon rupiah, nota, jatuh tempo, sebagai transaksi pembayaran topup game online, token listrik, kartu kredit, tagihan, termasuk potongan diskon yang bervariasi, kartu member ini dapat dicetak dalam bentuk bahan kartu kertas atau kartu pvc.

Untuk pencetakan kartu ID Card atau kartu member dapat dicetak secara langsung dengan printer id card tanpa mengatur ukuran atau dimensi lagi, dikarenakan sudah diatur pada sistem dan sesuai dengan ukuran kartu pada umumnya.

61. Kalender Acara

Kalender event atau acara digunakan untuk media informasi secara global pada akun internal perusahaan atau sebagai catatan pribadi seperti notes personal, seperti sebagai pengingat daftar kunjungan, tagihan, dan lain sebagainya.

62. Whatsapp Gateway

Whatsapp Gateway merupakan suatu aplikasi yang melayani e-commerce dengan cara kerjanya memproses suatu otorisasi pembayaran seperti kartu debit, transaksi online yang memerlukan pembayaran, dan kartu kredit. Aplikasi Whatsapp notifikasi disini sebagai nilai tambah untuk mempermudah bagi pelanggan, supplier, karyawan termasuk mitra yang ingin menerima bukti faktur, pengiriman dan notifikasi lainnya.

Whatsapp Gateway untuk akun bisnis disini sudah terbentuk jawaban secara otomatis pada sistem database yang sebelumnya telah dibuatkan data query request service tanya jawab pada database kita, jadi cara kerja whatsapp gateway disini tidak akan melakukan pengiriman pesan pada nomor tujuan, akan tetapi sistem akan menjawab sesuai dengan kosakata karakter pengirim. Perlu di ingat bahwa kita hanya bisa mengirimkan pesan kepada nomor yang sudah pernah mengirimkan pesan ke kita duluan, jadi kita tidak bisa menggunakan layanan ini untuk melakukan spaming ke sembarang no tujuan.

63. Mesin gesek EDC PDA Mobile dan RFID

Mesin gesek atau EDC dan RFID digunakan sebagai nilai tambah dan pendukung untuk toko minimarket dan transaksi salesman/girl yang ingin pembayaran via PDA mobile, agar segala transaksi berjalan dengan lancar dan tanpa kendala, media port yang digunakan dapat disesuaikan dengan konektor port yang ada, ps2, usb atau versi yang lebih baru lagi.

Pada aplikasi ini telah mendukung penambahan untuk mesin gesek EDC milik Bank, PDA Mobile dan alat RFID, jadi untuk menjalankan POS Minimarket dengan jumlah PC komputer POS kasir satu hingga puluhan sudah tidak ada kendala sama sekali dan telah terhubung dengan sistem pembayaran hingga faktur penjualan dan pembelian.

64. Pembatalan Produk Barang

Batalan atau pembatalan produk barang ini digunakan untuk barang yang telah dijual dengan catatan pada hitungan harian, akan tetapi bagian pengiriman tidak dapat menemukan alamat toko atau waktu terbatas tidak terkirim, sehingga barang dikembalikan pada tempat kita.

Penerapan sistem batalan disini terkadang menjadi sebuah dilema, kenapa?.., karena akan timbul masalah baru yaitu barang dianggap retur jual dari toko/konsumen ke kita sebagai pemilik barang serta akan terjadi perubahan omset pada sistem, gimana coba??, padahal sebenarnya tidak, hanya sebatas pengembalian barang yang tertunda terkirim. Jadi untuk mengatasi masalah ini, status pembatalan barang tetap tercatat sebagai barang batal, dan tercatat tidak dalam kondisi retur jual, karena batas pengembalian barang dalam hitungan harian. Pada history stock tetap tidak anggap atau boleh dianggap tersimpan sebagai barang batal beli, sehingga tidak merubah stock yang ada, selama expired date, lokasi barang sesuai dengan barang yang dikeluarkan.

65. DDS Promo Minimarket

Pemberian promo diskon, pengumuman, iklan produk, momen hari raya pada masing-masing area toko/minimarket dapat diterapkan secara langsung pada kantor pusat atau kantor cabang, tentunya toko/minimarket telah memiliki media televisi dengan ukuran 32 inch atau 42 inch.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas DDS Interaktif Klik link Aplikasi Digital Signage System

66. E-Dokumen Files

Aplikasi E-Dokumen Files ini digunakan sebagai media storage dokumentasi secara sistematis pada dokumen manual yang telah tercetak, yang dimana dimulai akan catatan history pembelian dari pabrik, masuk keluar gudang, transaksi penjualan, produk barang rusak, kasbon karyawan, surat menyurat, tagihan transaksi, keuangan akutansi pembukuan, dokumen perpajakan dan seluruh transaksi per divisi tetap tercatat secara sistematis.

Dasar cara kerja aplikasi ini dengan cara melakukan scanning atau mem-fhoto dokumen asli dan merekam secara barcode/QR code pada gudang berkas yang telah kita miliki. Jika pada kemudian hari terjadi kehilangan atau mencari data dokumen lama, kita cukup mencari data tersebut secara sistem pada barcode/QR code yang telah kita rekam sebelumnya.

Pencatatan data dokumen secara digital dapat dicari secara sistematis, terstruktur dan aman, cukup melakukan pencarian berdasarkan kode barcode/QR code atau berdasarkan nomor referensi, tanggal, satuan nama tertentu, dan lokasi ordner.

Sekilas data dokumen terlihat sangat sederhana, akan tetapi peran dokumen manual sangat penting dan pencocokan data sistem pada bukti kertas dokumen yang telah tercetak dan tersimpan sekian lama, tentunya membutuhkan waktu dalam proses pencariannya, terlebih lagi dengan adanya sdm yang lupa akan kejadian waktu itu.

E-Dokumen Files merupakan modul pendukung khusus akan aplikasi ini dan dokumentasi seluruh transaksi yang tersimpan pada gudang dokumen yang terdapat rak khusus berupa Ordner atau tempat penyimpanan file, pendataaan dokumen ini sangat penting, selain telah adanya No. Referensi secara sistem akan tetapi juga harus ada bentuk fisik dari transaksi dokumen tersebut, selain itu juga modul E-Dokumen Files ini dapat melakukan scanning data berupa JPG PNG dan tersimpan pada sistem dan seluruh kertas transaksi terdapat kode dokumen penyimpanan.

Contoh implementasi untuk gudang dokumen.

1. Gudang J terdapat 1 rak dengan 5 susun tingkat

2. 1 rak dengan 5 susun tingkat terdapat 10 ordner file

3. 2 ordner file milik penjualan dengan kode rak SALE-DOK/SL/GJ.01.02/07/21/155 kode 8997008451304

4. 3 ordner file milik keuangan dengan kode rak KEU-DOK/TR/GJ.05.04/02/20/227 kode 8992730996567

5. 5 ordner file milik akuntansi dengan kode rak AKN-DOK/JU/GJ.02.01/07/21/098 kode 8992730997298

6. Proses pembacaan (KEU-DOK/TR/GJ.05.04/02/20/227) dibaca (KEU-DOK/ = dokumen bagian keuangan. TR/ = kumpulan dokumen bukti transfer pembayaran. GJ.05.04/ = gudang J tingkat ke 05 baris ke 04. 02/ = bulan februari. 20/ = tahun 2020 227/ = lembar kertas ke 227 8992730996567/ = kode barcode ordner.

Dari penjelasan diatas, sangat mudah bukan, jadi apabila karyawan atau sdm mencari file atau data pada tahun mundur atau tahun 2019, cukup melihat kertas transaksi yang yang telah terdapat kode prefix E-Dokumen Files atau cukup melakukan scanning barcode atau pencarian data pada sistem, kemudian tinggal mencari pada gudang dokumen yang telah disiapkan.

67. Bukti Transaksi via Fingerprint/Sidik jari dan Pad Tandatangan digital

Dengan adanya Undang-undang ITE yang semakin sempurna, kini seluruh bukti transaksi dapat dibubuhkan pada media perangkat digital seperti pada transaksi penjualan, pembelian, tagihan, pengiriman barang, kasbon karyawan karyawati, penyerahan dokumen, dan lain sebagainya, disisi lain dapat mengurangi penambahan media kertas secara manual.

Contoh Transaksi : Karyawan yang bernama Pak Bagus ingin melakukan kasbon kecil pada bagian keuangan/finance, pada cara metode lama Pak Bagus kasbon harus menggunakan dan menulis pada kertas kasbon uang yang dinginkannya dan menandatangani serta menyerahkan kertas kasbon pada bagian keuangan/finance. Jika kasbon uang yang diajukan oleh Pak Bagus disetujui, tentunya Pak Bagus bahagia dan bisa digunakan untuk kebutuhan darurat seperti beli susu anaknya, jika sebaliknya ditolak, maka Pak Bagus tentunya akan sedih dan galau, serta kertas kasbon yang diajukannya akan terbuang dengan sia-sia.

Nah... dari pembahasan yang telah saya jelaskan diatas tadi, dapat disimpulkan bahwa penggunakan metoda transaksi sistematis pada aplikasi akan lebih mudah dan tertata rapi, kenapa...? Karena Pak Bagus lebih baik menggunakan pengajuan atau transaksi apapun, hanya cukup pada menu panel user managemen yang telah disediakan untuknya, dan Pak Bagus dapat melihat hasil disetujui atau tidaknya akan pengajuannya. Tentunya jika disetujui, Pak Bagus cukup mendatangi pada bagian keuangan/finance untuk pengambilan uang kasbon yang tersistem dan melakukan pembubuhan tandatangan Pad Digital atau peletakan sidik jari pada media alat digital yang telah disediakan di bagian keuangan/finance. Jika dikemudian hari Pak Bagus menyangkal atau tidak merasa menerima uang kasbonnya,dengan alasan tidak ada bukti manual, maka bagian keuangan/finance dapat menggunakan Undang-undang ITE sebagai acuan pelanggarannya.

68. DDS Counter Gate

Dengan adanya media DDS Counter Gate, petugas gudang khususnya tidak lagi bingung akan lokasi barang yang akan diambil atau dimasukkan kembali pada letak lokasi gudang masing-masing. Media yang digunakan yaitu televisi dengan ukuran 42 inch terpasang pada pintu masuk dan pintu keluar atau sesuai dengan kebutuhan.

69. Produk Fokus

Produk penjualan dengan syarat harus membeli salah satu produk yang telah ditentukan oleh leader atau pihak perusahaan, dengan adanya penambahan modul ini, kita sebagai perusahaan atau distributor dapat mengurangi produk yang tidak laku terjual atau masa kadaluarsa akan habis.

Contoh Produk Fokus : Sales A dengan area rute 144 penjualan wilayah nganjuk dengan 20 kelurahan, Sales A melakukan penjualan seperti biasa pada klien area yang dia miliki tanpa kendala, suatu hari Manager Sales A bernama Burhan memberikan informasi pengumuman via meeting dan notifikasi android, bahwa produk dengan nama "mie koko 22" jarang laku dan akan habis masa berlakunya, maka Manager Sales A si Burhan melakukan penambahan produk fokus pada sistem, dan sistem secara otomatis melakukan penjualan dengan penambahan item pada PO penjualan, jadi Sales A ketika menjual produk seperti biasanya, nah kini Sales A ketika akan menjual produk lagi pada konsumen, maka produk fokus dengan item "mie koko 22" akan secara otomatis terinput atau terjual. Hal seperti ini disebut syarat penjualan minimal.

Dengan adanya contoh diatas, dapat disimpulkan, jika ada barang atau produk yang akan habis masa berlaku atau kadaluarsanya, maka dapat dimasukkan pada modul produk fokus, bisa juga dijadikan sebagai promo (beli 1 dapat 2), akan tetapi lebih baik masuk pada item produk fokus, agar tidak terjadinya penyusutan pendapatan perusahaan, dikarenakan tidak semua pabrik atau supplier bersedia menerima retur kadaluarsa suatu barang atau produk, terkecuali adanya perjanjian terlebih dahulu.

70. Kirim Tagih

Kirim tagih digunakan dan berfungsi untuk bagian petugas pengiriman yang akan melakukan pengiriman sekaligus menerima jumlah uang tertera pada aplikasi delivery Supirku pada kustomer/pelanggan, yang dimana sebelumnya telah diinfokan oleh bagian customer officer (kantor).

Contoh Kirim Tagih : Supir A mendapatkan jadwal pengiriman pada tanggal yang telah ditentukan dan mendapatkan notifikasi pada aplikasi Supirku, dalam pengirimannya terdapat beberapa area rute pengiriman dengan status pengiriman kirim dan tagih dengan jumlah nominal tagihan data konsumen/pelanggan, nah disini dapat diketahui bahwa Supir A ketika akan menjalankan tugas dalam pengirimannya diharuskan menerima sejumlah tagihan pada konsumen/pelanggan dan saat kembali ke depo atau kantor cabang/pusat, Supir A membawa sejumlah uang tagihan yang telah tercatat pada sistem aplikasi dan menyetorkan pada bagian keuangan atau jika Supir A ketika kembali pada depo/kantor terlalu malam, maka dapat menyetorkan uang tagihan pada brangkas besi aman dan kuat yang telah disiapkan oleh perusahaan.

71. Stok Barang

Stok barang atau persediaan barang dapat diartikan sebagai sumber daya produksi yang disimpan di dalam gudang berupa barang-barang mentah, barang setengah jadi, maupun barang jadi siap jual yang akan digunakan atau dijual di kemudian hari oleh perusahaan. Gudang menerapkan istilah Manajemen Gudang atau warehouse management yang berarti suatu sistem untuk mengelola pergudangan dan pendistribusian barang-barang. Tujuannya adalah agar barang yang tersimpan tetap dalam keadaan baik saat diistribusikan kepada para pelanggan atau peminta stok pada waktu dan jumlah yang tepat.

Karena gudang berkaitan langsung dengan penjualan, manajemen gudang sangat penting untuk kelangsungan bisnis Anda. Di mana, saat stok persediaan barang di gudang tidak sesuai dengan penjualan, maka akan berdampak pada kerugian, entah karena penjualan gagal ataupun persediaan yang tersedia di gudang terlalu banyak. Sehingga dalam mengelola stok barang di gudang dapat berlangsung dengan baik.

72. History Harga

History harga digunakan untuk mengetahui perubahan harga satuan produk oleh staff karyawan kantor pusat, dimulai dari jam tanggal dan hari dirubah, sehingga seluruh staff mengetahui siapa yang merubah harga produk yang telah terupdate. History harga pada produk merupakan modul tambahan pada menu produk, sekilas tidak ada pengaruhnya, akan tetapi akan menjadi suatu masalah apabila terjadinya perubahan secara mendadak tanpa menginformasikan pada masing divisi, sehingga tidak timbul saling menyalahkan satu sama lainnya, mengingat harga sangat berpengaruh pada transaksi penjualan, pembukuan akuntansi dan keuangan rugi laba.

73. Wallet QR Code

Wallet QR Code atau dompet kode respon cepat merupakan bagian modul pada plafon deposit, pada dasarnya cara kerjanya sama, akan tetapi Wallet QR Code disini lebih mengutamakan pada transaksi pembayaran di sistem android, sehingga pelanggan atau kustomer tidak perlu untuk repot membawa uang yang berlebihan, hanya cukup menunjukkan kode QR pada kasir minikarket dan petugas kasir akan melakukan scanning kode QR dan sistem secara otomatis akan memotong jumlah saldo yang dimiliki pelanggan.

74. General Affair

Tugas utama General Affair adalah mengurus segala hal yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan dan memastikannya berjalan sebagaimana mestinya. Maka tidak mengherankan jika tugas yang di-handle General Affair sangat variatif, mulai dari urusan perawatan gedung hingga masalah pantry. Dalam melakukan tugasnya, GA banyak melakukan koordinasi dengan departemen lain untuk mengetahui kebutuhan mereka serta merencanakan anggaran pengadaan barang atau jasa beserta biaya pemeliharaannya. Tujuannya tak lain adalah agar seluruh kegiatan operasional perusahaan bisa berjalan lancar dan pengeluaran perusahaan tidak melebihi anggaran.

Dengan adanya modul General Affair ini, dapat memudahkan adanya pengadaan yang diinginkan masing-masing divisi pada perusahaan distributor atau pabrik dan tetap terekam secara periodik berkala dalam bentuk laporan data umum.

75. Pivot Tabel

Pivot Tabel merupakan fitur yang ada di modul program pencarian data yang fungsinya untuk membuat rangkuman, melakukan analisa, eksplorasi data, serta mempresentasikannya. Dengan Pivot Tabel menjadikan kegiatan anda dengan menggunakan aplikasi ini lebih powerful seperti merangkum data dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat. Selain itu juga efektif untuk memanipulasi layout data dari yang anda butuhkan.

Dengan adanya modul Pivot Tabel ini, dapat memudahkan pencarian data bedasarkan query data atas permintaan owner atau si Bos Besar, 😁 hehe...

76. Bahasa Terjemah (Translate)

Pilihan penggunaan bahasa Terjemah dapat memudahkan pengguna atau user yang ingin memilih bahasa masing-masing negara yang ingin digunakan, yang dimana dapat memahami kosakata pada modul yang disediakan, penggunaan bahasa ini sangat berguna bagi pengguna yang berasal dari luar negeri atau istilah mudahnya pengguna orang bule, jadi pilihan fitur navigasi pada modul aplikasi dapat dengan mudah dipahami.

Saat ini untuk modul bahasa terjemah telah memiliki lebih dari 20 bahasa negara lain, diantaranya bahasa Indonesia, Inggris, China, India, Arab, Turki, Jerman, Korea, Melayu, Prancis, Persia, Hungaria, Vietnam, Thailand, Spanyol, Belanda, Rusia, Serbia, Italia, Kanada, Ibrani, Yunani, Islandia, Hindi.

77. Login Khusus Pengguna (Mitra Bisnis - Supplier - Waralaba)

Login pengguna disini dimaksud adalah login dengan modul halaman tersendiri, dimana Mitra Bisnis - Supplier - Waralaba dapat melihat aktifitas seluruh produk item penjualan yang dilakukan oleh distribusi selaku pendistribusiannya, produk stok yang tersisa, produk barang yang tidak laku, masa aktif produk, titik lokasi toko penjualan, grafik hasil dari penjualan, proses penerimaan PO pembelian dari pihak distributor dan sebaliknya. Selain itu juga terdapat adanya masa jatuh tempo, status pengiriman barang, penerimaan barang, monitoring barang dan modul lainnya yang sekiranya dibutuhkan.

Perapan dan penambahan modul login pengguna ini dengan halaman yang berbeda tergolong unik, kenapa?? karena pemilik barang / supplier tidak perlu monitoring secara manual setiap saat produk yang terjual dan belum terjual, akan tetapi boleh melakukan kunjungan secara fisik jika dibutuhkan. Selain itu khusus Mitra Bisnis dari distributor dapat menjual kembali produk dan mengelola satuan harga stok, penjualan pembelian, penempatan gudang tersendiri sesuai dengan keinginan Mitra Bisnis dari distiributor.

Nah Khusus bagi pengguna Waralaba juga memiliki modul halaman tersendiri, pada dasarnya hampir mirip dengan yang saya jelaskan diatas, hanya saja waralaba ini usahanya bersifat franchise atau mengambil nama merek toko/minimarket atau membuat perjanjian dengan pihak distributor dan perlu saya ingatkan, bahwa distributor atau seorang owner pun, 😍.. tidak mungkin memiliki minimarket/toko diseluruh cabang masing-masing kota, kecuali dan harus melakukan hubungan kemitraan bisnis atau dengan metode bisnis franchise, sehingga pangsa pasar produk yang kita miliki dapat tersentuh oleh pelanggan kita diseluruh dunia, jadi dengan adanya kemitraan bisnis akan menjadikan usaha kita semakin besar dan kuat.

78. Kartu Stok Barang Gudang

Kartu Stok Barang adalah dokumen yang berisi informasi tentang mutasi masuk dan mutasi keluar barang dari suatu gudang tempat menyimpan barang tersebut dalam periode tertentu. Beberapa sumber transaksi yang mempengaruhi kartu stok barang antara lain: Pembelian barang, penjualan barang, pemakaian atau produksi barang dan pencatatan kerusakan atau kehilangan barang.

Prinsip dari kartu stok adalah pencatatan pergerakan transaksi keluar masuk satu item yang mengidentifikasi tipe transaksi (masuk dari supplier, masuk dari retur outlet, keluar ke outlet, keluar disposal rusak, keluar untuk pemakaian tertentu, lengkap dengan jam transaksi, jumlah barang, keterangan tujuan asal barang.

Pada dasarnya penerapan kartu stok barang pada gudang, sama dengan aplikasi kartu stok pada umumnya, akan tetapi dalam penerapan kartu stok di aplikasi disini, menyesuaikan dengan kebutuhan owner atau bos besar 😊 dan kondisi dilapangan dengan beberapa jumlah toko dan gudang yang ada, berikut penjelasannya :

Kartu Stok HPP merupakan kartu stok untuk menampilkan jumlah barang masuk dan keluar berserta HPP satuan masing-masing dengan penggabungan nilai saldo dari total transaksi secara real time dengan total saldo pembelian.

Kartu Stok Satuan merupakan kartu stok satuan barang hasil dari pembelian bahan atau barang yang telah kita order pada pabrik dan menampilkan jumlah satuan barang masing-masing dari satuan besar ke satuan unit terkecil dengan penggabungan nilai pembelian barang.

Kartu Stok Transaksi merupakan kartu stok transaksi yang menampilkan satuan barang masuk dan keluar disertai dengan kode referensi dan tanggal transaksi yang dimana dapat diketahui jenis kartu stok transaksi akan penjualan, pembelian, retur pembelian, retur penjualan, produk barang BS dan penggabungan dengan menampilkan data konsumen masing-masing transaksi.

Kartu Stok Rupiah merupakan kartu stok yang menampilkan satuan unit barang pembelian, pemakaian, kode barcode, sisa saldo dengan satuan rupiah yang terperinci secara detail dan terhubung akan data tagihan yang sedang berjalan.

Kartu Stok Area Gudang merupakan kartu stok yang menampilkan kondisi stok terkini pada masing-masing gudang atau toko yang kita miliki, dalam tampilan kartu stok disini menampilkan produk barang, satuan unit, jumlah barang masuk keluar, saldo awal dan akhir, status kartu stok yang berjalan.

Kartu Stok Unit merupakan kartu stok mengutamakan data pada masing-masing toko dan pelanggan, tentunya tetap ada satuan produk, produk barang, kuantitas barang, jatuh tempo, kode barcode.

Kartu Stok BS Barang Rusak merupakan kartu stok yang khusus digunakan untuk produk barang yang rusak atau produk barang BS, kartu stok BS ini menampilkan satuan produk barang, satuan barang, data supplier, no referensi, kuantitas barang yang BS, nilai saldo, data toko dan data gudang.

Kartu Stok Hari Raya merupakan kartu stok yang hanya diterapkan atau ditampilkan pada saat hari raya saja, tampilan kartu stok ini pun juga berbeda dengan kartu stok lainnya, dikarenakan produk barang yang dijual tergolong produk yang cepat laku dan produk dengan masa expired atau batas masa kadaluarsanya mendekati 2 atau 3 bulan sebelum hari raya. Untuk tampilan kartu stok disini hampir sama dengan yang diatas, akan tetapi yang membedakan yaitu satuan unit terhubung dengan satuan diskon pada masing-masing produk dan promo.

Kartu Stok Gabungan merupakan kartu stok gabungan yang dibuat atas dasar permintaan pengguna pada modul filter pivot aplikasi ini, seperti contoh : laporan kartu stok yang ingin ditampilkan gabungan antara (No Referensi) - (Item Barang) - (Satuan Unit Item) - (HPP) - (Rugi Laba) - (Konsumen) (Supplier) - (Rute Area) - (Pengiriman). Contoh lainnya : laporan kartu stok yang ingin ditampilkan gabungan antara (No Referensi) - (Item Barang Gudang LJ) - (Satuan Unit Item) - (HPP) - (Jatuh Tempo) - (Item Barang Gudang Retur Jual) - (Item Barang Gudang BS) - (Item Gudang Retail) - (HPP Minimarket).

Koreksi Kartu Stok merupakan modul kartu stok yang digunakan pada saat setelah terjadinya stok opname yaa, selebihnya tidak diperbolehkan terjadinya koreksi setiap hari pada barang atau item, karena pada sistem aplikasi ini dibuat dengan hitungan masuk keluarnya barang secara otomatis dan tentunya kartu stok tetap terhubung akan modul akuntansi, hutang piutang dan lainnya. Terjadinya koreksi disini pun tentunya dengan ketentuan yang berlaku, diantaranya terjadinya barang atau item hilang dan dikemudian hari ditemukan barang atau item tersebut, terjadinya pengurangan isi satuan dari barang atau item tersebut dalam satuan karton, dan terjadinya selisih pada hitungan hpp barang atau item.

Dengan penjelasan seputar Kartu Stok diatas, tentunya terdapat fasilitas tambahan diantaranya status cetak kartu stok, penyimpanan dengan format PDF, XLS, CSV dan Gambar, kemudian filter kustom atas dasar pencarian data no referensi, produk, satuan unit, data konsumen, tanggal transaksi, pilihan gudang, toko dan kebutuhan lainnya yang dapat disesuaikan, serta pemantauan kartu stok secara real time akan gudang atau toko yang terdapat pada cabang-cabang dikota lain yang kita miliki, jadi tidak perlu kita sebagai Owner memantau dan meminta untuk masing-masing cabang mengirim kartu stok via email dan lain sebagainya.

Disamping itu toko atau minimarket yang kita miliki pada kota lain, tetap melakukan stok opname atau pemantauan kartu stok barang tanpa terganggu dengan kantor pusat, karena sudah dipisahkan dengan kode gudang, jenis gudang, status mitra dan jenis minikarket masing-masing. Dan satu hal lagi, dengan adanya kartu stok yang tersusun rapi, tentunya sudah tidak ada pertanyaan yang sering timbul setiap hari seperti barang hilang lah.., barang kelebihan lah.., barang tertukar lah.. dan lain sebagainya, baik tidaknya membangung suatu perusahaan yang berhubungan dengan gudang penyimpanan, penimbunan, pastikan ruang volume tempat gudang memiliki setidaknya minimal blok area, pintu gate in dan gate out, masing-masing blok terdapat kode area yang berbeda, memisahkan produk barang basah, kering dan makanan beku (frozen food), serta terdapat ventilasi udara dan daya listrik yang memadai dan alat keamanan yang cukup.

79. Stock Opname

Stock opname adalah salah satu bentuk kegiatan perhitungan persediaan stok barang di gudang sebelum dijual. Kegiatan ini memang cukup menyita waktu, karena kamu akan memeriksa dan melakukan perhitungan barang yang ada di dalam gudang secara langsung.

Stock Opname juga disebut sebagai kegiatan penghitungan secara fisik atas persediaan barang di gudang yang akan dijual. Secara umum, kegiatan ini dilakukan guna mengetahui secara pasti dan akurat mengenai catatan pembukuan yang merupakan fungsi dari salah satu sistem pengendalian internal.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang cukup menyita waktu karena Anda akan benar-benar secara langsung memeriksa keadaan serta kondisi persediaan barang perusahaan Anda. Untuk mengatasi persoalan ini, perusahaan sudah harus mengatur waktu secara efisien ketika ingin melakukan stock opname. Karena membutuhkan waktu yang efisien, kini perhitungan persediaan barang sudah semakin dimudahkan dengan menggunakan bar code. Bar Code diyakini dapat dengan mudah dan akurat membantu perusahaan untuk mengurangi kesalahan pencatatan dan perhitungan barang.

80. Multi Pelunasan Pembayaran

Dengan sistem pembayaran yang multi payment atau jenis multi pembayaran untuk pembayaran dari konsumen, maka transaksi penjualan dan pembelian dapat dengan mudah dilakukan dengan cepat, serta dapat mengurangi terjadinya kecurangan pembayaran yang telah diberikan oleh konsumen dan diterima oleh petugas penagihan atau salesman, pengemudi, sehingga dapat mengurangi dari sisi tingkat korupsi dan tidak merugikan perusahaan.

Dengan adanya penambahan sistem pembayaran ini, pilihan jenis kode API pelunasan pembayaran dapat kita tentukan sesuai keinginan pelanggan atau konsumen, sistem pembayaran pelunasan disini diantaranya Gopay, Ovo, KlikAja, Transfer via Bank, Dana, Cek Giro, BG, Tunai Kredit, titipan uang.

81. Perhitungan Evaluasi Target Omset Penjualan Salesman/Girls per 3 Bulan

Perhitungan evaluasi target omset bagi salesman salesgirls tetap harus dilakukan, dengan adanya tambahan modul ini, kita sebagai supervisor dalam hal pengawasan di lapangan tentunya harus dapat mengetahui grafik dan laporan omset penjualan masing-masing salesman berdasarkan rute area penjualan yang telah ditentukan, perhitungan prosentase target salesman salesgirls.

Penambahan modul evaluasi target omset dalam aplikasi ini sangat dibutuhkan dan penting, karena merupakan sebagai laporan tolak ukur oleh pimpinan sales atau target penjualan dilapangan, yang dimana omset pendapatan perharian atau disesuaikan dengan per 3 bulanan dapat diketahui secara realtime atas dasar rute area penjualan, prosentase beban penjualan produk pada masing-masing marketing atau salesman/girls.

82. Watermark Produk tanda kepemilikan

Watermark adalah sebuah tanda kepemilikan dalam hal ini ialah foto/gambar maupun video berupa tulisan kecil/logo yang terlihat mengambang pada sebuah gambar maupun video. Secara fungsi, Watermark adalah bukti kuat kalau gambar atau video tersebut merupakan hasil kempemilikan dari yang menciptakan atau disebut content creator. Status Β©copyright juga bisa disematkan pada gambar/video yang ada Watermarknya pada produk yang kita miliki pada minimarket, ecommerce, android, dan produk gudang.

Pemberian watermark atau tanda kepemilikan suatu barang produk sangat penting, agar meminimalisir gambar atau video yang kita tidak dicolong atau copy seseorang, mengingat sudah ada tanda pengenal/kepemilikan gambar/video tersebut, selain untuk melindungi gambar atau video ciptaan kita,suatu gambar/video yang dikasih watermark mempunyai seni tersendiri apabila penempatan watermark itu tidak menganggu keindahan/estetika gambar. Penempatan watermak biasanya dipojok bawah kiri kanan pojok atas kiri kanan dengan opasitas yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita.

83. Enkripsi Dekripsi (Kriptografi)

Kriptorafi memiliki pengertian lain, yakni suatu ilmu tentang teknik enkripsi naskah asli (plaintext) yang diacak memanfaatkan sebuah kunci enkripsi sehingga naskah asli tersebut berubah menjadi naskah yang sulit dibaca (chipertext) oleh pihak yang tidak memiliki kunci dekripsi.

Untuk melakukan suatu proses penyandian dan proses pembalikan menggunakan algoritma yang sama (Munir, 2006). Suatu sistem yang digunakan untuk mangamankan data agar kerahasiaan data tersebut terjamin dan tersampaikan dengan kerahasiaan yang terjaga, maka perlu menggunakan metode kriptografi untuk mengamankan data yang akan dikirimkan. Adanya kriptografi, diharapkan dapat menjaga kerahasiaan data pada suatu isntansi atau kalangan tertentu.

Enkripsi adalah sebuah proses penyandian yang mengubah teks-asli atau pesan yang dapat dimengerti (plaintext) menjadi teks-kode atau pesan yang tidak bisa dimengerti (ciphertext). Dekripsi adalah sebuah proses pembalikan yang mengubah teks-kode atau pesan yang tidak bisa dimengerti (ciphertext) menjadi sebuah teks-asli atau pesan yang dapat dimengerti (plaintext).

Dalam sistem aplikasi tentunya harus ada penerapan kriptografi, pada aplikasi ini telah ada pemberian kriptografi antara enkripsi dan dekripsi pada masing-masing penempatan database utama dengan database mirroring, serta pemberian pada table masing-masing field yang dianggap dan harus terenkripsi, termasuk file ektensi seperti gambar, xls, pdf, word, csv yang akan di unduh atau download, sehingga keamanan komunikasi antar modul aplikasi tetap terjaga dan tersimpan kerahasiaannya.

84. Satuan Ukuran Produk

Satuan atau satuan ukur atau unit digunakan untuk memastikan kebenaran pengukuran atau sebagai nilai standar bagi pembanding alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya untuk melindungi kepentingan umum. Digunakan dalam berbagai disiplin ilmu untuk mendefinisikan berbagai pengukuran, rumus dan data.

Penerapan untuk satuan ukuran dalam aplikasi ini sangat penting sekali, karena ketentuan dalam pengiriman barang nantinya sangat ditentukan akan ukuran dimensi panjang X lebar X tinggi, selain itu penerapan dalam satuan ukuran pada aplikasi ini juga terdapat adanya berat satuan massa dari terkecil hingga terbesar, seperti contoh satuan gram, kg, ton, kwintal, pon, ons dan lainnya.

85. Permainan Berhadiah Promo Spesial pada Cabang Minimarket

Penambahan modul pada Divisi IT dalam menunjang penjualan pada cabang minimarket. Minimarket atau toko cabang merupakan tangan panjang dalam memperluas bisnis yang dimiliki sang owner atau pemilik usaha, perluasan bisnis usaha disini tentunya menentukan lokasi kota yang tepat sasaran, agar produk yang owner miliki atau kita sebagai karyawan tidak terjual dengan sia-sia, jadi kita sebagai karyawan yang telah dipercaya bidang Business Development untuk menjalankan usaha pada cabang-cabang yang dimiliki owner, tentunya harus memiliki ide atau kreasi untuk menarik konsumen dalam pembelian pada toko atau minimarket pada cabang-cabang dikota kita.

Nah dalam penjelasan disini, saya ingin menitik beratkan pada divisi IT akan Ide dan Kreasi, gimana nih divisi IT dalam hal kreasi untuk menarik pelanggan atau konsumennya?. Seperti Contoh : PT. ABC memiliki toko atau minimarket sejumlah 400 minimarket pada daerah provinsi yang telah ditentukan, diantaranya area jakarta, jawa timur, bali, sumatera, jawa barat dan tersebar pada daerah yang telah ditentukan. Kemudian ada beberapa area penjualan yang terlihat pada grafik dengan penjualan yang menurun, tentunya kepada cabang berpikir dan pusing pastinya ditekan oleh kantor pusat, terlebih owner yang kita miliki memiliki sifat temperamen yang galak atau main pecat saja, 😍 hehe.., nah dalam masalah disini ini yang saya ingin jelaskan fungsi dari divisi IT dalam hal berperan untuk mengeluarkan ide dan kreasi untuk menunjang penjualan masing-masing outlet minimarket agar tetap bergairah lagi.

Dalam hal penerapan Ide atau Kreasi pada Divisi IT disini dapat memanfaatkan teknologi Augment Reality sebagai media promo berhadiah berupa kartu permainan, permainan berhadiah, kupon berhadiah (point 59), dalam implementasinya dapat menggunakan teknologi Augment Reality untuk menunjang dan membantu penjualan tetap stabil dikarenakan persaingan dalam berbisnis saat ini sudah sangat ketat sekali. Dengan adanya dukungan pada Divisi IT akan Ide Dan Kreasi tentunya dapat menambahkan nilai positif dalam penjualan.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas Permainan Berhadiah Promo Klik link Aplikasi Augment Reality AR 3Plus

86. Gudang Atau Warehouse

Penempatan modul akan gudang atau warehouse harus benar-benar perlu diwaspadai yaa, kenapa..πŸ™„?, karena persediaan stok barang berpengaruh dengan tata letak barang pada masing-masing rak palet blok area, penempatan masa kadaluarsa barang, memisahkan jenis kategori barang, mengalokasi pembelian barang yang masuk dengan order PO beli baru dengan yang lama, dan memisahkan barang retur dan barang rusak,termasuk barang kondisi transit atau barang transfer dengan gudang lain dan juga pengaturan kode barcode qrcode pada masing-masing barang pada gudang serta penempatan kode blok RFID yang telah terekam.

Khusus satuan barang pada gudang tetap dan harus terbaca pada sistem kartu stok, nah... kartu stok disini terkadang membuat dilema oleh petugas admin gudang atau staf gudang, yang dimana sering terjadinya selisih barang pada gudang, tertukarnya barang kiriman, terjadinya barang hilang dengan satuan karton atau pcs, ditambah lagi staf gudang membutuhkan waktu untuk melakukan pencarian barang, yang dimana mencari berdasarkan nota faktur beli atau jual, bukti no kirim, menghubungi kepembeli atau konsumen dan kasihannya lagi ada beberapa perusahaan yang menerapkan kebijakan jika barang hilang, maka staf gudang yang harus menggantikannya 100% dari barang yang selisih atau hilang, ya.. kalau seandainya gaji staf gudang gajinya besar tidak masalah, tapi kalau gajinya kecil atau dibawah standar umr, gimana coba...😒😭

Selain itu pengitungan satuan barang pada gudang tetap tercatat dimulai dari satuan terbesar (karton) menengah (Pak) hingga satuan terkecil (PCS), nah... untuk mengatasi kejadian yang telah saya sebutkan diatas tadi adalah melakukan pemisahan produk barang dengan satuan tersendiri, berikut saya contohkan.

Contoh masalah stok barang dengan nilai satuan.

1. Satuan barang 1 Karton 10 Box 100 PCS

2. Bagian pembelian kantor melakukan transaksi pembelian barang dengan PO beli PO/11/21 pada pabrik/supplier dengan jumlah 100 Karton 1000 Box 10000 PCS

3. Dikemudian hari terjadinya transaksi penjualan 5 Karton 50 Box 1000 pcs dengan no. transaksi faktur SO-431

4. Sisa stok barang pada gudang LJ 95 Karton 950 Box 9500 PCS

5. Dikemudian hari terjadinya retur jual atau pengembalian barang dengan jumlah 2 Karton 20 Box 200 PCS dengan masa ED dan PO Beli sesuai PO/11/21

6. Maka sisa stok barang pada gudang LJ 97 Karton 970 Box 9700 PCS

7. Dikemudian hari terjadinya retur jual lagi dengan satuan kecil hanya 2 Box 200 PCS, dengan no. transaksi faktur jual SO-431, maka barang masuk ke gudang RJ

8. Maka sisa stok barang pada gudang LJ masih tetap 97 Karton 970 Box 9700 PCS

9. Status stok barang pada gudang RJ bertambah menjadi 2 Box 200 PCS

10. Maka status stok barang pada gudang RL-S1 tercatat menjadi 2 Box 200 PCS

11. Dikemudian hari terjadinya retur beli dengan satuan kecil hanya 3 Box 300 PCS, dengan no. transaksi faktur PO beli PO/11/21, maka barang masuk ke gudang RB

12. Status stok barang pada gudang RB menjadi 3 Box 300 PCS dan tercatat pengembalian ke supplier/pabrik

13. Maka sisa stok barang pada gudang RL-S1 yang semula 2 Box 200 PCS menjadi 9 Box 900 PCS

14. Maka sisa stok barang pada gudang LJ saat ini menjadi 96 Karton 960 Box 9600 PCS

15. Dikemudian hari terjadinya retur jual dengan satuan kecil 4 Box 400 PCS, dengan no. transaksi faktur jual SO-453, maka barang masuk ke gudang RJ

16. Maka status stok barang pada gudang RJ bertambah menjadi 6 Box 600 PCS

17. Maka sisa stok barang pada gudang RL-S1 yang semula 9 Box 900 PCS berubah menjadi 15 Box 1500 PCS

18. Maka sisa stok barang pada gudang LJ yang semula 96 Karton 960 Box 9600 PCS berubah menjadi 97 Karton 970 Box 9700 PCS

19. Dan sisa stok barang pada gudang RL-S1 yang semula 15 Box 1500 PCS berubah menjadi 5 Box 500 PCS

20. Maka status stok barang pada gudang RJ yang jumlah satuanya terdapat 6 Box 600 PCS, terdapat catatan khusus yaitu "Perpindahaan" atau "Mutasi"

21. Khusus gudang RL-S1 dan gudang RJ terdapat modul yang membaca satuan secara otomatis, apabila dalam satuan pada gudang RL-S1 dan gudang RJ telah memenuhi syarat yang mencukupi dengan satuan awal 1 Karton 10 Box 100 PCS, maka satuan stok barang akan bergeser secara otomatis pada gudang LJ dengan satuan terbesar

22. Dari perpindahaan atau pergeseran stok barang yang secara otomatis, tetap harus melewati pada 6 modul verifikasi diantaranya masa kadaluarsa, no. referensi, blok area, tanggal pesan, kategori barang dan lokasi gudang. Kenapa harus diterapkan? karena tanggal PO Pembelian pada saat transaksi pembelian selalu berbeda-beda dan jika stok item barang tidak memenuhi 6 modul verifikasi maka item barang bergeser pada gudang BS dan tercatat sebagai barang rusak serta tercatat pada mutasi atau perpindahaan barang.

Dari contoh penjelasan yang saya uraikan diatas hanya sebatas penghitungan kartu stok satuan barang saja ya, dan masih ada penghitungan kartu stok dengan satuan harga HPP, satuan harga rupiah, satuan per harga, satuan per rugi laba, satuan per transaksi, satuan hari raya dan lainnya

Penerapan pada gudang, umumnya sama dengan aplikasi gudang lainnya, akan tetapi dalam penerapan gudang di aplikasi ini, menyesuaikan dengan kebutuhan kondisi dilapangan dengan beberapa jumlah cabang toko atau minimarket yang ada, berikut penjelasan dalam penerapan gudang :

Gudang LJ (Layak Jual) Tempat gudang yang barangnya layak siap jual dengan satuan besar, seperti 1 karton, 1 bal.

Gudang RL-S1 (Retail) Tempat gudang yang barangnya layak siap jual dengan satuan kecil, seperti 1 pak, 1 box 1 pcs.

Gudang RJ Retur Jual Tempat gudang yang barangnya terdapat retur atau pengembalian konsumen dari penjualan, khusus retur jual ini diperbolehkan masuk, jika satuan karton sudah tidak utuh atau lengkap akan jumlah satuan terkecilnya.

Gudang RB Retur Beli Tempat gudang yang barangnya terdapat retur dari pembelian awal sesuai PO beli ke pabrik/supplier, khusus retur beli ini diperbolehkan masuk, jika satuan karton sudah tidak utuh atau lengkap akan jumlah satuan terkecilnya.

Gudang BS (Barang Rusak) Tempat gudang yang barangnya terdapat barang yang sudah dianggap rusak atau tidak layak jual masa kadaluarsanya, khusus barang rusak ini diharuskan untuk melakukan pemusnahan, akan tetapi dalam pemusnahan harus sepengetahuan dari pihak pabrik/supplier jika proses pembeliannya berdasarkan MOU atau perjanjian secara kredit.

Pada gudang BS ini terdapat 2 item ya, jangan lupa barang penjualan juga terdapat barang bs atau rusak dan sebaliknya barang pembelian juga memiliki barang bs atau rusak, jadi segalanya tetap harus tercatat, karena gudang bs berpengaruh pada stok gudang LJ (layak jual) dan gudang RL (retail).

Gudang Transit Tempat gudang yang barangnya terdapat barang transit atau titipan dalam hitungan harian dan akan didistribusikan kembali ke masing-masing cabang.

Gudang Transfer Khusus ini adalah disebut gudang informasi status barang dari gudang yang telah saya sebutkan diatas, dan sistem gudang ini mencatat masing-masing transaksi perpindahaan barang dari gudang 1 ke gudang 2 dan dari blok gudang 1 ke blok gudang 2.

Pada gudang transfer disini ada penambahan modul ya,terutama pada aplikasi backendnya yang berfungsi menerima informasi dari penjualan frontend, e-commerce dan android, yang dimana jika ada item barang masuk dan keluar serta item barang tersebut memenuhi syarat akan masa kadaluarsa, tgl transaksi PO, dan data konsumen pada Gudang RJ Retur Jual, Gudang RB Retur Beli dan Gudang RL-S1 (Retail), maka sistem akan membaca secara otomatis dan mengembalikan item barang ke gudang LJ (layak Jual) dengan satuan terbesar.

Gudang Online Khusus gudang ini digunakan untuk penjualan secara online pada e-commerce kita dan platform app shopee, lazada, tokopedia, bukalapak, jadi transaksi stok penjualan dan retur jual tetap tercatat dengan rapi dengan kuantitas satuan besar hingga satuan terkecil.

Ingat yaa, gudang LJ (Layak Jual) dan gudang RL-S1 (Retail) terkadang terdapat 1 barang item dengan harga barang produk dengan 2 lebih merek varian yang memiliki banyak varian atau rasa, seperti contoh : harga indomi goreng rasa kari ayam berbeda dengan indomi goreng rasa rendang pedas. Varian produk ini juga harus tercatat pada gudang dengan rasa dan ukuran yang berbeda-beda, terlebih apabila penjualan secara eceran atau retail, tetap harus tercatat.

Dari penjelasan diatas sudah paham kan...?, ingat ya penjelasan gudang yang saya sebutkan diatas tadi bukan berarti jumlah gudangnya harus banyak juga, cukup dengan luas 1 gudang saja, akan tetapi untuk blok area dan RFID kode blok dibedakan. Dan satu hal lagi saya tekankan ya, kartu stok atau stok barang pada gudang tetap melakukan pencatatan mutasi atau pergerakan barang mulai dari penerimaan, pengeluaran, retur, hilang, rusak, dan kedaluwarsa serta berpengaruh pada pendapatan rugi laba pada perusahaan khususnya pada saat terjadinya stok opname dan laporan aset pembukuan pada keuangan dan akuntansi nantinya.

Sebatas mengingatkan saja yaa..πŸ˜‡, Sekecil apapun item produk atau barang tersebut hilang walaupun dengan harga 1000 rupiah, itu bagian dari aset perusahaan dan seluruh transaksi tetap terhubung dengan pembukuan pada divisi keuangan dan akuntansi, seperti contoh jurnal pembelian dan jurnal penjualan, buku besar dan neraca saldo dan seterusnya, dan satu hal lagi, sebesar apapun perusahaan itu berdiri, secanggih apapun aplikasi itu berdiri, apabila managemen gudang, penataan gudang, stok gudang tidak tertata dengan rapi, maka jangan harap ketemu yang namanya rugi laba secara sistem otomatis dan kesehatan keuangan yang baik akan perusahaan tersebut.

87. No. Referensi

No. Referensi merupakan kode prefix perpaduan antara huruf dan angka, yang dimana berfungsi sebagai pengingat atau tanda pada catatan transaksi yang telah tercetak atau sedang berjalan, selain itu No. Referensi juga dapat digabungkan dengan kode barcode dan kode QR, yang nantinya dapat semakin mudah dalam proses pencarian data dalam bentuk penyimpanan buku manual ke bentuk aplikasi yang telah tersistem, jadi No. Referensi terhubung dan tercipta juga dengan kode barcode atau kode QR, dan juga pembuatan No. Referensi terdapat tanggal dan jam waktu.

Berikut contoh dalam penerapan No. Referensi diantaranya :
SALE/01/07/21/003 untuk penjualan via salesman
POB/01/07/21/001 untuk pembelian
RJ/01/07/21/005 untuk retur jual
RB/01/07/21/006 untuk retur pembelian
DO/01/07/21/001 untuk pengiriman
TR/01/07/21/005 untuk transfer barang
TST/01/07/21/009 untuk transit barang ke kantor cabang
CIN/01/07/21 untuk pemasukan barang
COUT/01/07/21 untuk pengeluaran barang
PP/01/07/21/009 untuk penyesuaian barang
KEU/01/07/21/001 untuk pembayaran keuangan
JU/01/07/21/005 untuk jurnal umum
111.01.001 untuk kode perkiraan
GP/01/07/21/422 untuk pembayaran via gopay
SALE-MKT/01/07/21/032 untuk penjualan di minimarket
REF/01/07/21/222 untuk refisi data
BUP/01/07/21/040 untuk backup data
STO/01/07/21/055 untuk stok opname
JT/0/07/21/090 untuk pembayaran jatuh tempo
MT/01/07/21/003 untuk mutasi barang
KRY/01/07/21/002 untuk data karyawan
PGJ/01/07/21 untuk penggajian dan lainnya

Dari penjelasan diatas, setiap bidang usaha pada perusahaan tentunya memiliki aturan yang berbeda-beda, terutama penerapan No. Referensi pada perusahaan distribusi, yang perlu diperhatikan adalah adanya No. Referensi yang memiliki nomor unik yang sama pada saat terjadinya transaksi dan nomor unik yang harus tidak sama.

88. Kode API

API atau Application Programming Interface adalah sebuah interface yang dapat menghubungkan aplikasi satu dengan aplikasi lainnya. Jadi, API berperan sebagai perantara atau jembatan antar berbagai aplikasi yang berbeda, baik dalam satu platform yang sama atau lintas platform yang berbeda.

Untuk penerapan akan aplikasi ini, telah disediakan modul kode api sebagai tambahan untuk transaksi penjualan, pembelian, pengiriman, konfirmasi, push notifikasi dan pembayaran. Penerapan kode api disini diantaranya : kode api sms (Twillo, Itexmo, Siudase SMS), kode api email (Google, Yahoo, Siudase Email), kode api whatsapp, kode api pembayaran (Gopay, Ovo, Paypal, bank, perusahaan umum dan lainnya), kode api pengiriman (JNE, Tiki), kode api push notifikasi (One Signal).

Berikut contohnya : Perusahaan A akan melakukan pembayaran secara tunai kepada perusahaan B melalui salesman yang bertugas sebagai kirim tagih, sebenarnya dari transaksi tidak ada masalah, akan tetapi akan terjadinya delay atau keterlambatan saat bertransaksi, akan terjadinya kehilangan saat membawa uang secara tunai, nah.. dengan adanya kode api disini, perusahaan A cukup diberikan kode pembayaran via Gopay atau Ovo dan pembayaran melalui minimarket pada aplikasi ini atau minimarket lainnya.

Dengan adanya kode api disini, mempermudah transaksi secara update akan informasi via web based, android kepada konsumen atau pelanggan, staff karyawan dan pihak ketiga yang terhubung dengan aplikasi ini. Untuk cara kerja kode api disini cukup mudah, yaitu petugas atau karyawan IT kita cukup meminta kode api kepada perusahaan yang akan kita sertakan dalam bekerjasama secara B2B (Business To Business) atau B2C (Business To Company).

89. Maps Realtime (Google Maps)

Google Maps adalah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360Β°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda, atau angkutan umum.

Google juga menyediakan Google Maps API yang memungkinkan kita membangun aplikasi dengan memanfaatkan fitur Google Maps. Google Maps API merupakan sebuah API yang disediakan oleh Google untuk menggunakan peta Google (Google Map) dalam aplikasi yang kita bangun. Salah satu produk unggulan Google ini memungkinkan kita memodifikasi peta dan informasi yang ada di dalamnya.

Penggunaan google maps pada aplikasi disini, saya menerapkan diantaranya :

Web Maps API yang digunakan pada backend web untuk absensi karyawan, monitoring pantau salesman dan salesgirl secara realtime per detik, monitoring rute area pengiriman, pembuatan maps poligon untuk batasan zona rute area penjualan, monitoring status pengiriman, monitoring total outlet aktif yang tersebar pada wilayah kantor cabang.

Android Maps API yang digunakan pada aplikasi Android untuk pemberian tanda point oultet pada kunjungan harian salesman/girl, penentuan rute area penjualan, status absensi harian melalui gps point yang terdekat (point ditentukan kantor pusat atau cabang), rekam data gps harian, informasi outlet/minimarket pada e-commerce.

Web Service API untuk penggunaan Google Maps melalui database yang meliputi (SOAP), XML, Discover (UDDI, ebXML registries), Describe (WSDL), komunikasi Layer (HTTP, HTTPS, SMTP), protocol web soket pada masing-masing port server.

Maps Javascript API pada modul ini digunakan untuk pembuatan maps / peta secara kustom atau sesuai keinginan kita, tentunya dapat membantu kita dalam memvisualisasikan sejumlah besar data maupun informasi yang muncul yang kita inginkan, seperti contoh pemberian ikon point tersendiri pada maps / peta, pembuatan maps / peta poligon untuk zona area.

90. Perhitungan HPP

Harga pokok penjualan atau HPP adalah istilah pada akuntansi keuangan dan pajak yang digunakan untuk menggambarkan total pengeluaran biaya langsung oleh perusahaan yang timbul dari barang dan/atau jasa yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis dalam satu periode.

Istilah pengertian hpp pada masing-masing kategori perusahaan terkadang berbeda-beda, seperti contoh perusahaan yang memiliki produktifitas bahan disebut harga pokok penjualan, dan perusahaan yang tidak memiliki produktifitas disebut hpp penjualan, hpp pembelian, akan tetapi apapun bentuk penyebutan hpp tersebut harus tetap sesuai dengan perhitungan yang benar.

Perhitungan hpp akan aplikasi disini sangat penting, karena sangat berpengaruh dan terhubung dengan hasil rugi laba, ppn, kartu stok, keuangan dan akuntansi. Khusus aplikasi ini, terdapat 2 perhitungan hpp dengan ketentuan tetap dan 2 perhitungan hpp dengan ketentuan yang berubah-ubah, 4 hpp ini diantaranya :

HPP pembelian, merupakan harga awal pembelian sekaligus saldo awal jenis kedua dalam khususnya pembukuan akuntansi, dalam perhitungan disini yang perlu kita perhatikan adalah perhitungan harga beli yang diberikan oleh supplier diantaranya perhitungan harga beli awal, pemberian beban ppn inklusif dan eksklusif, pemberian diskon yang diberikan oleh supplier/pabrik dan pemberian bonus item produk yang diberikan jika membeli dengan jumlah besar. Hitungan HPP pembelian disini harus benar-benar terhitung secara keseluruhan dan telah terbagi dari hpp satuan terkecil hingga satuan hpp terbesar. Ingat ya... khusus hitungan hpp pembelian jangan atau tidak boleh menghitung harga aslinya, termasuk memasukkan hitungan hpp dalam kartu stok, kenapa?, dikarenakan terdapat item diskon, item bonus yang didapat, ppn yang harus dibayar, contoh : beli 100 karton bonus 3 karton ditotal 103 karton yang didapat, hitungan pada faktur 103 dengan hpp telah diformulasikan, maka hitungan akan harga satuan bonus tidak boleh kosong, harus tetap ada nilai dan dianggap nilai rata-rata.

HPP penjualan, merupakan perhitungan hpp yang berubah-ubah dan tidak tetap, kenapa saya katakan begitu?, ingat ya penjelasan seputar NOO diatas, karena perhitungan hpp penjualan juga terpengaruh dengan nilai jual untuk masing-masing jenis dan tipe outlet, serta pemberian diskon khusus, promo, dan bonus juga akan berpengaruh akan hpp pada kartu stok nantinya, contoh : beli 5 karton bonus 2 pcs.

HPP retur jual, hpp retur jual disini merupakan hpp pengembalian dari konsumen kepada kita sebagai pemilik barang, perhitungan retur jual pun harus benar-benar diperhatikan, karena pengembalian item barang retur jual, tetap terpengaruh dengan rugi laba dan kartu stok nantinya.

HPP retur beli, merupakan hpp retur dari barang item yang kita beli, dari perhitungan disini tentunya mengurangi nilai hpp yang semula utuh dan sesuai yang kita beli, maka perhitungan hpp tentunya berubah secara otomatis pada sistem termasuk seluruh modul yang ada.

HPP mutasi, merupakan hpp mutasi dari barang item yang akan kita pindah, dari perhitungan disini tentunya mengurangi nilai hpp yang semulanya tetap tidak berubah dan berpindah atau termutasi pada lokasi barang lainnya dan tentunya akan tertampil pada histori kartu stop hpp.

Hitung HPP satuan, untuk hitungan hpp satuan disini, yang saya maksud adalah hpp satuan pada saat modal awal pembelian dan pendapatan laba pada saat penjualan, termasuk retur jual dan retur beli. Penggunaan hpp satuan disini dihitung harus dari satuan kuantitas yang paling terkecil ya, jangan menghitung hpp langsung ke satuan terbesar, karena hitungan satuan terkecil akan lebih mudah dalam mengkonversi hpp rata-rata yang didapat

Contoh 2 Cara menghitung HPP satuan, untuk hitungan hpp satuan disini, yang saya maksud adalah hpp satuan pada saat modal awal pembelian dan pendapatan laba pada saat penjualan, termasuk retur jual dan retur beli. Penggunaan hpp satuan disini dihitung harus dari satuan kuantitas yang paling terkecil ya, jangan menghitung hpp langsung ke satuan terbesar, karena hitungan satuan terkecil akan lebih mudah dalam mengkonversi hpp rata-rata yang didapat.

1. Cara pertama hitung HPP satuan (Pengurangan harga per faktur pembelian),
Satuan dasar item 1(crt)x20(box)x40(pcs), harga pabrik per @Rp.280,800.00/crt @Rp.14,040.00/box @Rp.351.00/pcs (tarif pajak Ppn 10%, pajak inklusif)
1. beli 10 karton bonus 2 karton hpp modal beli dasar yang didapat @Rp.292.5/pcs dari @Rp.234.000/crt
2. sisa saldo hpp (12 crt/Rp.2.808.000) (0 box/Rp.0) (0 pcs/Rp.0)
3. jual 1 karton 2 box harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.301056/crt @Rp.15.052.80/box
4. sisa saldo hpp (10 crt/Rp.2.340.000.00) (18 box/Rp.210,600.00) (0 pcs/Rp.0)
5. terjadi retur jual 1 box 19 pcs @Rp.11.700/box @Rp.292.5/pcs
6. sisa saldo hpp (10 crt/Rp.2.340.000) box (19 box/Rp.222.300.00) pcs (19 pcs/Rp.5.557.50)
7. jual 1 karton 2 box 137 pcs harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.301056/crt @Rp.15.052.80/box
8. sisa saldo (9 crt/Rp.2,105,989.20) (14 box/Rp.163,799.16) (2 pcs/Rp.585.00)
9. terjadi mutasi (3 box) (133 pcs) dari gudang A ke gudang B dikarenakan dijual eceran
10. sisa saldo (9 crt/Rp.2,105,989.20) (7 box/Rp.81.899.55) (29 pcs/Rp.8.482.45)
11. jual 2 karton 23 box harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.301056/crt @Rp.15.052.80/box
12. sisa saldo (6 crt/Rp.1.403.988.96) (4 box/Rp.46.799.63) (29 pcs/Rp.8.482.45)
13. terjadi retur beli 124 pcs @Rp.292.5/pcs
14. sisa saldo (6 crt/Rp.1.403.988.96) (1 box/Rp.11.699.90) (25 pcs/Rp.7.312.44)
Nah dari penjelasan pertama diatas akan cara perhitungan hpp satuan, dihitung berdasarkan per satuan faktur pembelian, sehingga apabila stok awal pembelian dari satuan kuantitas dan satuan harga hpp habis, maka stok akan melanjutkan dengan hitungan harga pembelian yang baru, maka hitungan akan rugi laba yang didapat menghitung per faktur pembelian.
Dari cara perhitungan diatas pada dasarnya tidak ada masalah, akan tetapi proses perhitungan hasil dari laporan rugi laba akan menghitung 2x perhitungan dan nilai rata-rata saldo hpp juga akan melakukan 2x perhitungan akan keuntungan.

2. Cara kedua hitung HPP satuan (Pembagian Pro Rata-rata),
Satuan dasar item 1(crt)x24(pak)x30(pcs), harga pabrik per @Rp.486.000/crt @Rp.20.250/pak @Rp.675/pcs (tarif pajak non Ppn, pajak eksklusif)
1. beli 10 karton bonus 2 karton hpp modal beli dasar yang didapat @Rp.562.5/pcs dari @Rp.405.000.00/crt
2. sisa saldo hpp (12 crt/Rp.4,860.000.00) (0 pak/Rp.0) (0 pcs/Rp.0)
3. jual 1 karton 2 pak harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.576.000/crt @Rp.24.000/pak
4. sisa saldo hpp (10 crt/Rp.4,050,012.24) (22 pak/Rp.371,251.12) (0 pcs/Rp.0)
5. jual 1 pcs harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.800.00/pcs
6. sisa saldo hpp (10 crt/Rp.4,050,007.92) (21 pak/Rp.354,375.69) (28 pcs/Rp.15,750.03)
7. jual 1 karton 2 pak 137 pcs harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.301056/crt @Rp.800.00/pcs
8. sisa saldo hpp (9 crt/Rp.3,645,012.31) (15 pak/Rp.253,125.86) (12 pcs/Rp.6,750.02)
9. beli 15 karton bonus 2 karton hpp modal beli dasar yang didapat @Rp.571.88/pcs dari @Rp.411,756.84/crt
10. sisa saldo hpp (26 crt/Rp.10,705,677.84) (15 pak/Rp.257,348.03) (12 pcs/Rp.6,862.61)
11. terjadi retur jual 1 pak 13 pcs @Rp.17,156.53/pak @Rp.571.88/pcs
12. sisa saldo hpp (26 crt/Rp.10,705,677.84) (16 pak/Rp.274,504.56) (25 pcs/Rp.14,297.11)
13. jual 1 karton 22 pak harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.576,000.00/crt @Rp.24.000/pak
14. sisa saldo hpp (24 crt/Rp.9,882,183.17) (17 pak/Rp.291,661.66) (25 pcs/Rp.14,297.14)
15. terjadi mutasi (3 pak) (133 pcs) dari gudang A ke gudang B dikarenakan barang rusak
16. sisa saldo hpp (23 crt/Rp.9,470,423.88) (21 pak/Rp.360,287.87) (2 pcs/Rp.1,143.77)
17. jual 1 karton 24 pak harga jual dengan tipe konsumen (harga grosir) @Rp.576,000.00/crt @Rp.24.000/pak
18. sisa saldo hpp (21 crt/Rp.8,646,901.20) (21 pak/Rp.360,287.55) (2 pcs/Rp.1,143.77)
19. terjadi retur beli 12 pak 127 pcs @Rp.571.88/pcs
20. sisa saldo hpp (21 crt/Rp.8,646,899.69) (4 pak/Rp.68,626.19) (25 pcs/Rp.14,297.12)
Dari penjelasan kedua diatas akan cara perhitungan hpp satuan terdapat perbedaan akan hasil rata-rata pada saat penambahan modal pembelian beserta nilai satuan kuantitas, dengan cara kedua disini apabila stok awal pembelian dari satuan kuantitas dan satuan harga hpp habis, maka stok akan melanjutkan dengan hitungan harga pembelian dengan harga pro rata-rata akhir, maka hitungan akan rugi laba yang didapat menghitung secara global dengan nilai akhir dari stok satuan dan stok hpp.
Dari cara perhitungan kedua disini, kita sudah dapat mengetahui histori hpp dasar laba keuntungan yang akan kita dapatkan, dan proses perhitungan hasil dari laporan laba rugi selalu tetap terhitung dari nilai rata-rata saldo hpp akhir pada stok. Untuk aplikasi saya disini menggunakan cara kedua dengan hasil rata-rata akhir sisa transaksi saldo stok satuan dan saldo stok hpp.

Untuk hitungan satuan kuantitas dan satuan hpp yang tepat adalah mengkonversi yang dimulai dari hitungan terkecil yaitu satuan pcs, kenapa saya katakan harus satuan kuantitas terkecil?, karena satuan kuantitas terkecil akan lebih mudah menghitung laba yang didapat, ingat yaa, dalam kartu stok, jurnal pembelian, jurnal penjualan dan neraca saldo, kita akan menemukan yang namanya nilai rata-rata laba kerugian yang didapatkan dari pengembalian retur barang item, penjualan dan termasuk hitungan bonus yang didapat dari pabrik/supplier.

Dari penjelasan diatas tentang hpp, yang saya tekankan adalah jika hpp terjadi perubahan entah itu penjualan dan pembelian atau penambahan dan pengurangan, maka sistem juga harus melakukan perubahan secara otomatis dan tersistem, akan tetapi tidak semua perubahan pada modul harus berubah, seperti contoh kejadian akan koreksi stok dapat terjadi sewaktu-waktu pada modul penjualan dan pembelian yang telah tercetak faktur.

91. Blokir Pengguna

Blokir adalah istilah pembatasan hak akses atau penutupan ruang kerja pada seseorang atau pengguna yang memakai aplikasi atau fasilitas yang digunakan, sehingga yang dimana sebelumnya dapat menggunakan fasilitas atau akses sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan, maka terjadi pembatasan atau pemblokiran dengan alasan tertentu, dan tentunya pemblokiran ini terjadi karena terjadinya sesuatu yang telah dilakukan oleh pengguna pada aturan yang berlaku.

Untuk pemblokiran pada modul aplikasi disini, saya menggunakan 2 cara dalam penerapannya yaitu secara otomatis dan secara manual. Dan untuk penerapannya digunakan untuk divisi penjualan (Sales Man/Sales Girls), pengawai internal atau officer, pengguna umum pada e-commerce dan android, konsumen, serta supplier/pabrik.

Berikut contoh penerapan pemblokiran secara sistem otomatis dan secara manual pada aplikasi ini.

Penerapan pemblokiran secara sistem otomatis pada team sales/penjualan dan konsumen, Sales A memiliki 10 total konsumen pada rute area penjualan wilayah B dan C, pada wilayah B terdapat 2 konsumen yang sudah memiliki masa jatuh tempo lebih dari 24 hari, sedangkan jenis dan tipe konsumen tersebut hanya memiliki 21 masa jatuh tempo yang diberikan, sedangkan pak tono sebagai sales/penjualan telah diberikan notifikasi lebih dari 2 kali dan 1 kali peringatan, termasuk konsumen pak tono juga diberikan notifikasi lebih dari 2 kali dan 1 peringatan secara sistem, nah dalam kasus seperti ini terkadang membuat dilema bagi seorang supervisor sales dan bahkan dilema juga bagi seoarang owner, tentunya akan menjadi defisit atau kerugian dalam berbisnis, sedangkan perputaran bisnis harus tetap berjalan, termasuk tagihan akan pemilik barang seperti supplier/principle tentunya tidak mau tahu.

Dalam hal penerapan pemblokiran sistem secara otomatis diatas tadi, tentunya sistem juga melakukan blokir sesuai dengan ketentuan yang telah diberlakukan, maka pak tono sebagai sales/penjualan tidak dapat melakukan akses untuk penjualan sama sekali pada area penjualan wilayah B dan C, termasuk pemberian profit dan nilai KPI pada pak tono juga buruk, dan konsumen yang bersangkutan pada area penjualan pak tono juga diberlakukan pemblokiran secara otomatis. Sehingga pak tono harus menyelesaikan tagihan pada konsumen yang yang dimilik pak tono, jika dalam proses penagihan terdapat waktu yang berkepanjangan, maka pak tono dapat diberhentikan secara sepihak dan pasti tentunya diberhentikan secara sistem pada aplikasi ini dengan nilai laporan grafik penjualan dan penanganan konsumen yang menurun yang dimiliki pak tono. Kenapa hal ini dilakukan secara sistem, bayangkan saja jika sales atau konsumennya lebih dari 10, apakah seorang supervisor sales tidak tersita akan waktunya dan bahkan teriak-teriak pada bawahannya?, sedangkan dalam berbisnis dimanapun, mana ada seorang owner atau pemilik perusahaan ingin mengalami kerugian atau defisit.

Penerapan pemblokiran secara sistem manual dan umum, Karyawan A dengan nama bagus dan jabatan sebagai staff gudang telah bekerja selama 5 tahun pada perusahaan PT. Eka Makmur AJa, dikemudian hari si bagus mengundurkan diri dikarenakan mendapatkan tawaran pekerjaan yang lebih baik sebagai supervisor gudang, tentunya dengan gaji lebih tinggi, maka bagian divisi karyawan tentunya personalia akan melakukan pemblokiran secara manual dan menonaktifkan seluruh hak akses pada sistem aplikasi ini dengan nama karyawan si bagus, serta dengan ketentuan yang berlaku, sehingga si bagus sudah tidak dapat melakukan akses login pada kantor pusat dan kantor kantor cabang yang dimiliki PT. Eka Makmur AJa.

92. Promo Produk

Promo produk disini dapat diterapkan pada kantor pusat atau juga dapat diterapkan pada kantor cabang, atau juga bisa diterapkan kedua-duanya, pemberian promo disini dapat berupa beli 1 dapat 2, beli 1 dapat voucher hotel, dan lainnya. Promo produk disini terbagi menjadi 3 tipe dan kategori promo, diantara promo akan penjualan per wilayah, promo akan penjualan per salesman/girl, promo akan penjualan pada minimarket/toko masing-masing wilayah penjualan.

93. DDS Gate IN TV LED 42 Inch

DDS Gate IN ini digunakan untuk mempercantik akan modul aplikasi ini, yang dimana untuk mempermudah pada divisi gudang dalam menerima informasi secara realtime ketika terjadinya penerimaan akan pembelian item barang, penerimaan akan retur jual, sehingga petugas gudang dengan cepat menerima informasi dengan kedatangan item barang dan termasuk titik lokasi item barang yang telah datang.

Seperti contoh : seorang salesman/girl melalui androidnya menerima item barang dengan status retur jual atas permintaan konsumennya, yang kemudian sales A melakukan retur jual dengan jumlah yang telah ditentukan dan android sales A mengirimkan via androidnya dan diterima oleh divisi sales dan divisi gudang, nah... disini ini peran DDS gate IN ini berfungsi, yang dimana menerima status item barang secara realtime pada layar TV lED pintu gate in dan terdapat suara notifikasi seperti halnya pada ruang tunggu di bandara.

Berikut contoh aplikasi dalam penerapan sebatas DDS Interaktif Klik link Aplikasi Digital Signage System

Dengan adanya media DDS Counter Gate, petugas gudang khususnya tidak lagi bingung akan lokasi barang yang akan dimasukkan kembali pada letak lokasi gudang masing-masing. Media yang digunakan yaitu televisi dengan ukuran 42 inch terpasang pada pintu masuk Gate IN atau area lorong gudang IN.

94. DDS Gate OUT TV LED 42 Inch

Untuk DDS Gate OUT disini juga untuk mempercantik akan modul aplikasi ini, yang dimana sangat berperan penting ketika petugas gudang akan mengambil item barang dengan status yang telah tercetak faktur penjualan, faktur retur pembelian, faktur mutasi item barang, dan lainnya yang berhubungan dengan item barang yang akan keluar dari gudang. Peran dan aktifitas DDS Gate OUT lebih intens dan sering terjadi setiap harinya daripada DDS Gate IN.

Seperti contoh : bagian divisi penjualan menerima notifikasi orderan secara sistem dan manual pada petugas salesman/girl dilapangan secara realtime via android dan atau via webbased, ketika terjadinya transaksi penjualan via salesman/girl dan disetujui oleh leader penjualan atau supervisor dan atau memenuhi secara sistem akan penjualannya, maka secara otomatis divisi penjualan memberikan informasi notifikasi pada layar DDS Gate OUT untuk melakukan pengurangan stok item barang yang tersedia dan sesuai dengan titik lokasi item barang pengambilannya, dan selama terjadinya notifikasi penjualan juga terdapat suara notifikasi seperti halnya pada ruang tunggu dibandara. CATATAN ya..., khusus DDS Gate OUT ini jangan memberikan notifikasi dengan per faktur penjualan, kenapa?, ingat ya rumus perputaran masuk dan keluar item barang seperti contoh : FIFO, LIFO, FEFO, dan AVCO, karena waktu yang menentukan pencatatan barang perpetual ataupun periodik, semakin cepat pergerakan item barang, maka semakin cepat juga dalam hal pengiriman item barang pada konsumen dengan tepat waktu dan tentunya juga divisi gudang ditunggu akan notifikasinya oleh divisi pengiriman dalam pendistribusiannya.

Dengan adanya media DDS Counter Gate, petugas gudang khususnya tidak lagi bingung akan lokasi barang yang akan diambil pada letak lokasi gudang masing-masing. Media yang digunakan yaitu televisi dengan ukuran 42 inch terpasang pada pintu keluar atau area lorong gudang sesuai dengan kebutuhan.

95. Persediaan

Modul persediaan disini digunakan untuk melihat stok item barang yang tersisa terkini secara keseluruhan atau berdasarkan pivot kustom, selain itu juga persediaan disini juga digunakan untuk pendataan data transaksi transfer item barang, status stok opname tiap per 3 bulan, dan tentunya modul ini yang berkaitan dengan item produk barang.

96. Profit & Keuntungan

Profit atau keuntungan atau lebih jelasnya rugi laba, merupakan bagian terpenting dalam mendirikan suatu usaha atau perusahaan, yang dimana pastinya semua pimpinan atau owner tentunya juga penginginkan profit keuntungan laba yang sangat besar dan dan sebanyak-banyaknya, nah khusus pada aplikasi distribusi ini dalam menghitung keuntungan atau laba yang didapat, saya bagi menjadi beberapa bagian profit laba, dan satu hal lagi untuk menghitung dan mendapatkan profit rugi dan laba, tentukan terlebih dulu akan hpp pada saat pembelian terjadi. berikut penjelasan cara menghitung dan memisahkan akan profit atau keuntungan rugi dan laba yang didapat.

1. Pemisahan kategori konsumen Pemisahan kategori konsumen disini sangat diharuskan akan penjualan dan mendapatkan profit laba nantinya, kenapa hal ini harus diterapkan?, karena dengan adanya pemisahan kategori konsumen disini kita akan mendapatkan keuntungan dari sisi perbedaan diskon, harga dan pajak yang didapat, beda kategori dan jenis konsumen maka beda pula diskon, harga dan pajak yang didapatkannya.

Contoh : Pembelian awal dengan produk item 103 karton indomilk rasa cokelat dengan harga Rp. 70.000 (dengan hitungan hpp yang didapat pada saat pembelian dan sudah termasuk bonus, diskon, pajak adalah Rp. 61.165,05). Dari hpp beli disini kita nantinya dapat memisahkan akan penjualan kepada kategori masing-masing konsumen, seperti konsumen tipe grosir harga per 1 karton Rp. 82.000, tipe special outlet Rp. 75.000, tipe retail Rp. 85.000, tipe ecer minimarket Rp. 2.916,67 per 1 pcs. Nah... dari contoh tadi, nantinya kita sebagai pelaku usaha dapat memainkan dengan pemberian diskon saat penjualan terjadi, jangan lupa ya, hitungan tanda "," atau koma itu penting dan harus keluar pada saat penghitungan awal, karena itu keuntungan berlipat nantinya pada saat pendataan laporan rugi laba yang didapat nantinya.

Selain itu keuntungan lainnya akan membedakan kategori konsumen/pelanggan adalah kita dapat mengetahui sumber kekayaan harta yang dimiliki konsumen, kok bisa?, jelas bisa, karena penjualan pendistribusian produk nantinya apabila atau jika terjadi kredit jual dengan limit yang tentunnya harus dibedakan.

2. Membedakan masing-masing diskon harga jual diskon harga disini bisa dikatakan sebagai pelangkap akan transaksi penjualan yang konsumen/pelanggan dapatkan, dan keuntungan disini kita dapatkan dari mana?, dari konsumen/pelanggan mendapatkan diskon pada saat pembelian terjadi, dan diskon disini juga dibedakan akan tipe kategori konsumen, untuk diskon jual disini kita buatkan 3 tipe diskon 1%, 2% hingga 10%. Contoh : konsumen tipe grosir harga per 1 karton Rp. 82.000 diskon 1%, tipe special outlet Rp. 75.000 diskon 3%, tipe retail Rp. 85.000 diskon 2%, tipe ecer minimarket Rp. 2.916,67 per 1 pcs (pembelian kelipatan 5 diskon 5%).

3. Pemberian bonus item produk digunakan untuk konsumen/pelanggan yang sering membeli akan produk item yang kita miliki, tapi tidak semua item yang kita jual juga mendapatkann bonus item produk, karena kita sebagai pelaku usaha juga harus menghitung hpp awal pada saat pembelian terjadi, dan jangan sampai nantinya kerugian yang kita dapatkan. Pemberian bonus disini seperti beli minimal 5 karton dapat bonus 1 pack, beli 7 karton dapat bonus 3 iket, profit laba yang didapat dari mana?, pertama dari sisi masa kadaluarsa, perhitungan hpp saat beli awal, dan pelayanan akan produk yang kita miliki pada konsumen.

4. Pemberian promo item produk pemberian promo disini diberikan pada konsumen/pelanggan akan produk item yang masa kadaluarsanya sudah mendekati masanya, dan produk item yang baru dibuat oleh supplier/pabrik, keuntungan yang didapat disini dari masa kadaluarsa, item produk baru, dan produk fokus (baca modul diatas akan produk fokus). Dalam penerapannya nanti seperti pemberian notifikasi pada konsumen/pelanggan via email, whatsapp gateway, via android e-commerce, web e-commerce, kunjungan langsung, dan via android salesman/girl.

5. Penjualan produk item secara eceran untuk penjualan secara eceran disini, profit laba yang didapat apabila penjualan secara ecer pada minimarket/toko yang kita miliki sangat besar, kenapa?, karena perhitungan penambahan kelipatan pada jual eceran dan hpp awal saat kita beli pada pabrik/supplier, dan jangan lupa kita juga mendapatkan bonus yang kita dapatkan nantinya.

Nah, sudah jelas kan informasi yang saya berikan tentang keuntungan yang didapat akan mendirikan usaha pendistribusian, jadi laba pendapatannya sangat menjanjikan dan sangat besar sekali😍, tapi ingat ya, dalam penghitunganya semuanya kembali ke masing-masing ide dan kreatifitas pimpinan dan karyawan bagian penjualan pada masing-masing perusahaan distribusi dan juga kembali pada masing-masing item produk yang dijual, akan tetapi pada intinya sama akan perhitungannya.

97. Penjadwalan Berwaktu

Penjadwalan disini yang saya maksudkan adalah penjadwalan terbatas akan waktu yaitu jam tanggal tahun, hari yang ditentukan dan produk item yang ingin dijalankan atau lokasi yang akan ditentukan, penjadwalan waktu ini digunakan untuk apa?, digunakan untuk pembatasan waktu akan promo produk, saat pembelian awal terjadi, pemberian bonus dan produk fokus. Kegunakaan penjadwalan berwaktu disini sangat penting, bayangkan saja apabila produk item yang kita miliki sudah mencapai ratusan bahkan ribuan dengan item varian yang berbeda-beda, pastinya daya ingat seorang karyawan atau sdm tentunya terbatas juga.

Contoh penjadwalan promo produk : Promo produk item ditentukan oleh supervisor pada jam 09:10:30 tanggal 9 agustus 2021 dan masa berakhir pada jam 16:07:21 tanggal 12 agustus 2021 dengan judul "Promo Paket 100" dan dengan tema "Beli 2 dapat 1 piring" serta dengan sub transaksi pilihan stok produk item adalah "indomie goreng rasa balado". Nah maka stok produk item "indomie goreng rasa balado" sudah masuk dalam jadwal promo produk selama 3 hari, apabila telah masuk pada 3 hari yang akan berakhir, maka promo tersebut yang telah ditentukan sudah tidak berlaku kembali termasuk status diskon dan lainnya jika ada.

Contoh penjadwalan bonus pembelian oleh ketentuan supplier/pabrik: Supplier atau pabrik memberikan info pada distributor jika nama produk item "Crispy rasa mangga" adalah produk baru dan setiap pembelian ke supplier/pabrik ditentukan dengan berwaktu akan bonus yang didapatkan ke distributor, termasuk diskon atau pajak pembelian awal. Jadi distributor A membeli produk ke supplier/pabrik B sejumlah 100 karton bonus 2 karton diskon 10%, dan diskon yang diharuskan pada saat penjualan ke konsumen adalah 2% setiap penjualannya dengan masa berwaktu adalah selama 1 bulan saja, apabila produk item "Crispy rasa mangga" apabila telah melewati 1 bulan, maka produk item "Crispy rasa mangga" kembali normal dengan bonus yang didapatkan dari supplier/pabrik ke distributor yaitu 100 karton bonus 2 pack saja dengan diskon normal.

Dengan penjelasan yang telah saya uraikan diatas adalah penjadwalan dapat ditentukan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing pemilik perusahaan distribusi, lalu apa keuntungannya?, menyeimbangi pendapatan rugi laba yang didapat perusahaan distribusi, membagi perhitungan harga secara otomatis dengan kategori masing-masing konsumen, mendapatkan nilai insentif ke salesman/girl yang akan didapatkan nantinya dari pabrik/supplier ke distributor. Sebatas mengingatkan saja ya, terkadang pabrik/supplier juga memberikan biaya insentif tersendiri ke salesman/girl perusahaan distribusi lho yaa, bahkan ada juga yang memberi gaji sebagian, tapi semuanya kembali ke masing-masing supplier/principle.

Aplikasi POS Siu Mart memiliki 8 modul dalam sistem kerjanya diantaranya :
A. Aplikasi Siu Mart Android E-Commerce

Aplikasi Siu Mart Android E-Commerce digunakan sebagai tambahan akan layanan yang dimiliki toko retail seperti promo produk baru, produk yang dijual, jenis dan macam-macam barang. Dengan menggunakan sistem E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungan dan menjadikan nilai tambah pada pelanggan yang ingin melihat promo, harga barang dan lain-lain.

B. Aplikasi Siu Mart

Aplikasi Siu Mart digunakan untuk mengontrol seluruh aktifitas kerja pada toko retail, monitoring seluruh modul aplikasi yang tersedia, mulai aktifitas kasir, keuangan, inventory, penjualan, pembelian, persediaan gudang, perangkat yang aktif, jumlah stock, cash flow diagram, neraca, seluruh data laporan, hak akses login masing-masing modul pada user toko retail, penambahan pengurangan loket kasir, supply chain management, customer relation management dan lainnya. Serta pengurangan dan penambahan modul aplikasi kasir pada masing -masing SPV = Supervisor cabang toko retail.

C. Aplikasi POS Siu Mart Kasir

Aplikasi POS Siu Mart Kasir digunakan sebagai layanan bagi pelanggan pengunjung yang ingin melakukan pembayaran dengan secara antri pada masing-masing loket, menerima uang pembayaran saat pembelian produk barang atau jasa dan melakukan pengembalian uang sisa pembayaran, sekaligus menyerahkan produk barang atau jasa kepada pelanggan (customer) di loket-loket kasir di suatu toko, super market, mini market, hotel, mall, restoran, rumah sakit, ataupun departement store. Selain itu juga melakukan penghitungan jumlah total penjualan per hari, per minggu, ataupun per bulan serta mengenali barang yang paling laris terjual. Aplikasi POS Siu Mart berjalan didesign dengan perangkat layar sentuh, sehingga lebih praktis dan cepat akan layanan masing-masing loket kasir.

D. Aplikasi Siu Mart RFID 4+

Khusus untuk aplikasi Siu Mart RFID terbagi menjadi 4 bagian pada perangkat hardware yang disediakan diantaranya sensor reader gate in out item barang, sensor reader penyimpanan barang pada gudang, magnetic strip reader (mesin kartu gesek) pada kartu reward pelanggan toko retail dan sensor reader barcode scanning android dan windows CE pada gudang. Selain itu aplikasi Siu Mart RFID Barcode juga terdapat RFID TAG yang memiliki jenis masing-masing TAGS tergantung pada cara kerja managemen toko retail sendiri, RFID TAG dapat berupa stiker, kapsul, kertas. Khusus RFID TAG pada toko retail digunakan sebagai identitas masing-masing produk barang yang masuk pada area toko retail yang telah diinput informasi data barang secara detail dan diletakkan pada posisi rak penjualan masing-masing, serta tambahan Mesin metal detector yang berfungsi sebagai keamanan sensor barang yang berfungsi keluar terdeteksi.

E. Aplikasi SIU MART SCM Monitoring Android

Aplikasi SIU MART SCM (Supply Chain Management) Monitoring ini berfungsi untuk memberikan informasi dan sebagai pelengkap pada konsumen atau pelanggan yang telah melakukan penyewaan lokasi pada gudang dengan barang yang dimilikinya. Aplikasi SIU MART SCM ini bersifat memberikan informasi secara detail akan barang yang dimilikinya, seperti persediaan barang, keluar masuk barang, sisa stok barang, tracking rute kendaraan pada saat pengiriman, laporan data dan lainnya, selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan oleh supplier, pemilik barang, kantor pusat, toko retail dan lain sebagainya. Untuk hak akses juga terdapat batasan tergantung pada pemberian hak akses oleh pemilik barang. Untuk koneksi database aplikasi ini telah terhubung dengan aplikasi SIU MART

F. Aplikasi Gudang 3+ Siu Mart

Aplikasi Siu Mart Gudang befungsi untuk mengelola seluruh aktifitas kegiatan kinerja sistem pergudangan, dimulai dari hak akses masing-masing pengguna, pengaturan perangkat dari barcode scanning, billing managemen, pengaturan ip address masing-masing lokasi gudang, data informasi pada masing-masing modul layanan yang telah disediakan diantaranya order managemen, inventory management, data konsumen, pemetaaan gudang, informasi penerimaan pengiriman, penyimpanan pengeluaran barang, jenis barang yang disimpan pada lokasi rak pallet termasuk gudang yang digunakan seperti jenis barang bahan baku, setengah jadi, hasil produksi, konsolidasi untuk transit, cross docking, pusat sortir, penyimpanan jumlah besar (fulfillment), reverse logistics dan bahan makanan kering, basah. Aplikasi Siu Mart Gudang hampir mendekati dengan sistem kerja pada Aplikasi Gudang 3+, hanya saja proses kerja dan penempatannya sedikit lebih disesuaikan pada toko retail.

G. Aplikasi Siu Mart Online

Aplikasi Siu Mart Online pada dasarnya sama dengan aplikasi yang berbasis desktop, hanya saja yang membedakan adalah lokasi dapat lebih dari 5 tempat minimarket dan tidak menelan biaya pada perangkat yang dibutuhkan pada aplkkasi Siu Mart versi desktop.

H. Aplikasi Siu Mart APIs

Aplikasi Siu Mart Third Party APIs disini digunakan sebagai media pendukung untuk media barcode scanner dan printer thermal sebagai pembaca secara online.

Dukungan modul yang kami sediakan pada Aplikasi Siu Mart dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing layanan diantaranya :

  • Data Master
  • Penjualan
  • Pembelian
  • Retur Jual
  • Retur Beli
  • Monitoring GPS Realtime
  • Monitoring Staff Sales
  • Monitoring Area Penjualan
  • Penambahan Gudang
  • Pembelian
  • Pembelian
  • Lokasi Gudang
  • Point Of Sale
  • Keuangan
  • Inventory
  • Data Stock
  • Management Modul
  • Data Laporan
  • SMS gateway
  • Payment gateway
  • Email notifikasi
  • Utilitas
  • Pengaturan
  • + Dukungan kartu magnetik strip
  • + Dukungan kartu QR code
  • + Dukungan barcode
  • + Keamanan aplikasi USB Dongle U5 1010

Kebutuhan spesifikasi perangkat :

  • IP domain
  • Web hosting
  • Dedicated server (jika dibutuhkan)
  • VPN koneksi (jika dibutuhkan)
  • Tablet android/windows
  • Layanan Google Play Store
  • Layanan Apple Store
  • Mesin magnetic strip reader
  • Mesin metal detector
  • Printer thermal
  • Barcode scanner
  • PC komputer Point Of Sales Terminal
  • PC standard localhost sejenisnya

Manfaat Dan Keuntungan :

  • Mudah mengetahui laba rugi
  • Mengontrol jumlah stock barang
  • Laporan per loket kasir termonitoring
  • Penjualan dapat dilakukan dengan cepat
  • Memantau neraca keuangan setiap waktu
  • Persediaan barang secara otomatis dengan sistem FIFO (First in First Out).

Siapa Saja Yang Membutuhkan

  • Koperasi Simpan Pinjam
  • Perusahaan Umum
  • Minimarket
  • Supermarket
  • Hypermarket
  • Swalayan
  • Midimarket
  • Grosir
  • Perorangan
  • Pihak Ke 2

Dukungan Aplikasi

  • Support Android

  • Support Windows Mobile

  • Support Pencetakan Berkala

  • Dukungan Modul Terstruktur

  • Support Perangkat POS

  • Pencetakan Barcode Label

  • Update Promo Notifikasi

Tampilan

ο»Ώ

Copyright Β© 2004 Siudase | Design balinese